Mantan pelatih Barcelona, Quique Setien resmi mengajukan gugatan hukum terhadap bekas klubnya.
Dalam pernyataan yang dirilis di Twitter, Setien mengumumkan bahwa dirinya dan tiga staf pelatih - Eder Sarabia, Jon Pascua dan Fran Soto akan mencari penyelesaian terkait pemecatan mereka pada akhir musim 2019/20 lalu.
Setien dipecat sebagai pelatih Barcelona usai mengalami kekalahan memalukan 8-2 dari Bayern Munich di perempat-final Liga Champions. Ia gagal mempersembahkan satu pun trofi, setelah ditunjuk menggantikan Ernesto Valverde, kalah dari Real Madrid dalam persaingan juara La Liga.
Kini, Setien mengaku belum menerima komunikasi tertulis soal pemecatannya hingga Rabu (16/9) kemarin.
Barcelona mengklaim tiga pelatih lainnya akan menerima posisi baru di klub, dengan keempatnya sekarang menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan situasi dan membela kepentingan mereka.
Media Spanyol, AS melaporkan bahwa Setien akan menuntut kompensasi pemecatannya sebesar €4 juta yang sejatinya bakal diterimanya apabila menjalani sisa kontrak musim 2020/21.
Pernyataan Setien berbunyi: "Quique Setien, Eder Sarabia, Jon Pascua dan Fran Soto mengomunikasikan bahwa karena informasi terbaru yang dipublikasikan, kami ingin memberikan klairifikasi sebagai berikut."
"Setelah sebulan penuh keheningan mutlak dari dewan direksi FC Barcelona, dan setelah berbagai permintaan dari kami, baru kemarin kami akhirnya menerima komunikasi pertama, melalui burofax. Komunikasi ini mengungkapkan maksud yang jelas dari arahan tersebut untuk tidak mematuhi kontrak para pekerja tertanggal 01/14/2020."
"Dalam kasus saya, Quique Setien, sudah terbuka dan diketahui bahwa pada 17 Agustus, baik klub mau pun presiden mengumumkan pemecatan saya saat itu juga. Namun, baru kemarin, 16 September [sebulan kemudian], mereka mengirim kepada saya, untuk pertama kalinya, komunikasi tertulis soal pemecatan tersebut [tanpa solusi apa pun]."
"Mengenai staf pelatih, mereka memberi tahu kami, juga kemarin, yang mengejutkan kami, tentang "posisi baru" di klub."
"Untuk semua alasan di atas, kami terpaksa menyerahkan penyelesaian konflik ke tangan pengacara kami, harus mengajukan tindakan hukum terkait masalah ini. Dan ini, untuk melindungi hak kami dan apa yang telah disepakati dengan FC Barcelona."
Barcelona akan memulai kampanye musim baru La Liga di bawah pelatih anyar, Ronald Koeman dengan menjamu Villarreal di Camp Nou pada 27 September.


