Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Germany Head Coach Announces UEFA Nations League SquadGetty Images Sport
Diterjemahkan oleh

Setelah pukulan Maroko, Klopp terancam kehilangan talenta baru

Tampaknya Federasi Sepak Bola Jerman terancam kehilangan talenta baru berpaspor ganda, setelah Federasi Sepak Bola Kroasia terjun dalam persaingan ketat untuk merekrut Luka Vuskovic, gelandang Schalke, menyusul penampilan perdananya bersama tim utama menghadapi Bayern Munich.

Menurut informasi surat kabar Jerman "Bild", Federasi Sepak Bola Kroasia mengintensifkan langkah-langkahnya untuk meyakinkan Vuskovic yang berusia 19 tahun agar membela timnas Kroasia, dengan memanfaatkan asal-usul sang pemain yang memberinya hak untuk memilih antara Kroasia dan Jerman.

Vuskovic belum pernah membela timnas mana pun di level junior, dan ia juga belum pernah menjalani satu pertandingan pun bersama timnas utama Jerman, sehingga hal ini membuatnya saat ini bebas memilih timnas yang akan diwakilinya di masa depan, demikian dilaporkan jaringan "SPOX".

Laporan tidak mengungkapkan apakah Federasi Sepak Bola Jerman sudah benar-benar memulai kontak dengan sang pemain, namun kegemilangan dan perkembangan levelnya bisa mendorong para pejabat untuk bergerak cepat, terutama setelah ia mendapatkan kesempatan tampil perdana bersama Schalke menghadapi Bayern Munich pada pekan kedua liga.

Schalke tidak berhenti sampai di situ, karena Kamis lalu mereka mengumumkan perpanjangan kontrak gelandang bertahan tersebut hingga tahun 2029, setelah ia, menurut laporan, menerima beberapa tawaran dari klub-klub divisi kedua Jerman selama periode transfer musim panas.

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Kasus Vuskovic ini muncul di tengah kehilangan sejumlah talenta berpaspor ganda oleh Federasi Sepak Bola Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu contoh paling menonjol adalah rekan setimnya di Schalke, Sofiane El Fouzi, yang memilih membela Maroko dan menjadi kandidat untuk bergabung ke dalam daftar Jürgen Klopp. Selain itu, pemain seperti Can Uzun dan Kenan Yildiz sebelumnya juga memilih membela timnas Turki, setelah keduanya sempat tampil bersama timnas junior Jerman.

Masa depan Paris Brunner masih terbuka, meski ia dipanggil untuk pertama kalinya ke timnas Jerman U-21 pada hari Jumat. Penyerang muda ini menarik minat timnas Republik Demokratik Kongo, di mana pelatih Sébastien Desabre menegaskan adanya komunikasi dengan kedua orang tuanya, seraya menekankan bahwa sang pemain tidak akan mendapatkan tekanan apa pun.

Sebaliknya, tampaknya Jerman berhasil memastikan masa depan Nnamdi Collins dan Loay Ben Farhat, setelah Antonio Di Salvo, pelatih timnas Jerman U-21, menyatakan kepuasannya atas persetujuan keduanya untuk melanjutkan perjalanan bersama timnas Jerman.

Collins sebelumnya menarik minat timnas Amerika Serikat, sementara Loay Ben Farhat telah menjalani dua pertandingan bersama Tunisia, namun ia masih mampu mengubah timnas yang diwakilinya, karena kedua penampilannya bukan dalam pertandingan resmi.

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google