imago-sport-1070972325.jpgChris Milosi

Diterjemahkan oleh

Setelah protes terhadap wasit saat menghadapi Maroko, CAF membatalkan sanksi terhadap Eto'o

Federasi Sepak Bola Kamerun mengumumkan pembatalan sanksi yang sebelumnya dijatuhkan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) kepada presidennya, Samuel Eto'o, menyusul diterimanya banding yang diajukan terhadap keputusan yang dikeluarkan atas dirinya terkait insiden dalam pertandingan Kamerun melawan Maroko di Piala Afrika 2025.

Federasi Kamerun menjelaskan, dalam pernyataan resmi pada Rabu hari ini, bahwa komite banding CAF mengeluarkan keputusan yang membatalkan seluruh sanksi yang dijatuhkan kepada Eto'o, beserta segala konsekuensi hukum yang menyertainya, dalam kasus terkait pertandingan babak perempat final turnamen tersebut yang berlangsung pada 9 Januari lalu.

Sebelumnya, komite disiplin CAF menghukum Eto'o dengan larangan mengikuti 4 pertandingan, di samping denda sebesar 20 ribu dolar, setelah menyatakannya bersalah melanggar prinsip integritas, semangat sportivitas, dan loyalitas, sesuai dengan regulasi disiplin konfederasi benua tersebut.

Sanksi itu dijatuhkan setelah presiden Federasi Kamerun memprotes keputusan wasit dari tribun resmi Stadion Moulay Abdellah di Rabat, selama laga timnas negaranya menghadapi Maroko. Sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa ia terlibat cekcok dengan salah seorang pejabat setelah peluit panjang berbunyi.

Federasi Kamerun sejak awal menolak sanksi yang dijatuhkan kepada Eto'o dan menganggapnya tidak berdasar, sebelum akhirnya mengajukan banding resmi yang berujung pada pembatalan keputusan tersebut secara penuh oleh komite banding Konfederasi Sepak Bola Afrika.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google