Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Egypt v IR Iran: Group G - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Setelah pertandingan melawan Mesir... Iran meninggalkan pesan tertulis di ruang ganti

Para pemain tim nasional Iran meninggalkan pesan tertulis di ruang ganti setelah pertandingan terakhir mereka di babak penyisihan grup Piala Dunia melawan tim nasional Mesir, di mana mereka menegaskan bahwa permainan yang jujur merupakan “jiwa dari permainan”.

Iran bermain imbang 1-1 melawan Mesir di kota Seattle, sehingga menempati posisi ketiga di Grup G di belakang Mesir dan Belgia yang memimpin grup.

Menurut situs "sportbible", isi pesan yang ditinggalkan tersebut adalah sebagai berikut: "Kami berasal dari Iran. Dari negeri yang telah mengutamakan kehormatan di atas kemenangan selama ribuan tahun. Bagi kami, sepak bola bukan sekadar persaingan untuk meraih hasil, melainkan ujian karakter."

Timnas Iran menambahkan: “Mungkin poin bisa diraih dengan berbagai cara, tetapi rasa hormat tidak bisa diraih begitu saja. Mungkin sebuah tim bisa lolos dari grup, tetapi hanya melalui integritas dan kehormatanlah seseorang dapat berdiri tegak di hadapan sejarah. Bermain jujur bukan sekadar satu baris dalam peraturan sepak bola, melainkan jiwa dari permainan ini.”

Mereka menyimpulkan: “Terima kasih, Seattle, atas keramahan kalian. Dan terima kasih kepada semua warga Iran yang telah memberikan hati, suara, dan seluruh jiwa raga mereka demi Iran. Iran selalu berdiri tegak.”

Sebelumnya, Iran juga melakukan hal yang sama setelah pertandingan melawan Belgia, di mana rombongan tim meninggalkan pesan lain di ruang ganti Stadion Los Angeles.

Isi pesan sebelumnya adalah sebagai berikut: “Dari Persia kuno ribuan tahun yang lalu hingga Iran yang modern saat ini, semangat Iran tetap hidup dan teguh. Kami datang ke Los Angeles dengan penuh kebanggaan, bertanding dengan penuh kehormatan, dan pulang dengan penuh martabat. Terima kasih, Los Angeles, atas keramahan kalian.”

Surat yang ditujukan kepada para penonton itu dilanjutkan dengan kalimat: “Terima kasih kepada setiap warga Iran yang telah mempersembahkan hati, suara, dan jiwanya demi Iran selama 180 menit ini. Semoga perdamaian, rasa hormat, dan persahabatan senantiasa menjalin hubungan di antara semua bangsa.”

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google