Jean-Pierre Adams, mantan pesepakbola yang pernah membela tim nasional Prancis dan Paris Saint-Germain, meninggal dunia pada usia 73 tahun. Sebelum meninggal, Adams terbaring koma selama 39 tahun lamanya.
Penyebab koma dari Adams pun cukup tragis, terjadi pada 1982, ketika ia dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi lutut. Sejak operasi selesai, Adams tak pernah terbangun karena kesalahan obat anestesi yang diaplikasikan kepadanya.
Ia punya latar belakang sebagai bek tengah, membela timnas Prancis pada 1972 hingga 1976, meski merupakan pemain kelahiran Senegal. Klub top Prancis yang pernah dibela Adams antara lain OGC Nice, juga Paris Saint-Germain.
Baik Nice mau pun PSG sama-sama berduka dan mengumumkan kepergian Adams melalui pernyataan resmi mereka. Nice siap untuk memberikan tribut kepada Adams pada laga lanjutan Ligue 1 ketika dimainkan di kandang mereka.
Operasi Adams yang dilakukan di rumah sakit Édouard Herriot pada menjadi berita tersendiri pada masanya. Rumah sakit sampai sempat ditutup karena adanya aksi mogok dari yang bekerja di sana, usai kesalahan dari ahli anestesi.
Kesalahan prosedur anestesi tersebut telah menyebabkan Adams menderita serangan jantung, hingga naiknya oksigen secara berlebih ke otak yang membuatnya koma. Pada 1990, pihak yang terlibat pada operasi tersebut akhirnya mendapat denda dan dihukum penjara.
Adams sempat keluar dari rumah sakit setelah 15 bulan opname, dan keluarganya memilih untuk Adams dirawat di rumah di Nimes oleh istrinya, Bernadette, sejak saat itu. Kesetiaan Bernadette pun menjadi kisah tersendiri, karena ia selalu merawat Adams yang tengah koma, dan menolak euthanasia.
Selamat jalan, Adams!
Getty Images