Ketua umum PSSI Edy Rahmyadi, menyatakan siap mundur dari jabatannya. Namun, ia menyebutkan ada syarat yang dipenuhi sebelum mengambil langkah tersebut yakni jika terbukti tidak becus dalam bekerja.
Edy melontarkan pernyataan tersebut saat menghadiri talkshow di salah satu program televisi. Ia menanggapi tentang rangkap jabatan yang dipegangnya dengan tragedi berdarah di Stadion Gelora Bandung Lautan (GBLA).
Haringga Sirila, yang merupakan seorang The Jakmania meregang nyawa. Ia, keroyok oknum Bobotoh, beberapa jam sebelum pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung.
Alhasil, insiden tersebut memunculkan petisi agar Edy mundur dari PSSI. Publik yang menandatangani petisi tersebut merasa Edy tidak fokus karena juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.
"Ya pak Edy kalau berbicara gitu ya mohon hati-hati, karena tempo hari katakan mau bubarkan (Liga 1), mau apa. Saya tidak mau berpretensi negatif semoga itu bukan ungkapan frustasi beliau," kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.




Sebelumnya, Edy sempat berencana membubarkan kompetisi sepakbola di Tanah Air. Lantaran, beberapa nyawa sudah melayang akibat dikeroyok saat ingin menyaksikan tim kesayangannya di laga tandang.

