Anwar El Ghazi mendesak Ronald Koeman untuk menurunkan Brian Brobbey sebagai starter dalam skuad timnas Belanda pada pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Jepang, Minggu mendatang. Menurut mantan pemain internasional Oranje tersebut, pelatih kepala harus sangat berhati-hati dalam menangani Memphis Depay.
El Ghazi menyebut Brobbey sebagai nomor 9-nya untuk Piala Dunia ini dalam wawancara dengan De Telegraaf. ''Dan saya tidak mengatakan itu hanya karena saya merasa dia bisa sangat penting bagi Belanda dengan gaya permainannya atau karena dia berhasil bertahan dengan sangat baik di Liga Premier yang sangat fisik berkat tubuhnya yang kokoh.''
"Tetapi juga untuk melindungi Memphis Depay," tambah mantan pemain internasional Belanda dua kali itu. "Statistiknya di tim Oranje dengan 55 gol dan 36 assist sungguh mengagumkan. Dan saya merasa dia diremehkan oleh media dan para penggemar," kata El Ghazi, yang langsung memberikan saran kepada Koeman.
''Itulah mengapa saya rasa Koeman seharusnya melindungi Depay untuk pertandingan pertama, melawan Jepang,'' sang pemain Oranje memberikan saran gratis kepada pelatih timnas mengenai striker idealnya. ''Jika kamu membiarkannya bermain sejak awal, padahal dia belum seratus persen fit, seperti yang terlihat saat melawan Aljazair, maka saya sudah bisa membayangkan reaksinya. Hal itu akan seolah-olah mengonfirmasi citra yang dimiliki semua kritikus terhadap Depay. Sebagai pelatih tim nasional, kamu tidak boleh menginginkan hal itu.''
"Berikan waktu kepada Memphis. Dan saya yakin dia akan sangat berharga di Piala Dunia ini," ulang El Ghazi, yang menegaskan kembali keyakinannya yang tak tergoyahkan pada Brobbey. "Cara dia mengalahkan 'raksasa' seperti James Tarkowski dari Everton dan mencetak gol, sebenarnya menceritakan seluruh kisah musimnya."
Mantan penyerang Ajax dan PSV ini melihat Brobbey memberikan kontribusi yang sangat besar bagi Oranje. ''Di timnas Belanda, dia adalah titik tumpu yang ideal. Oranje selalu ingin bermain sepak bola, tapi dalam turnamen ini melawan lawan-lawan kuat, akan ada momen-momen di mana kita berada di bawah tekanan. Saat itulah umpan panjang ke Brobbey, yang kemudian harus disusul oleh pemain lain, bisa memberikan kelegaan.''
Koeman lebih memilih Donyell Malen sebagai penyerang dalam laga persahabatan melawan Aljazair dan Uzbekistan. Pemain AS Roma itu tidak mencetak gol dalam kedua pertandingan tersebut, sehingga sudah ada desakan untuk melakukan penyesuaian di lini depan.


