Palang pintu Inter Milan Alessandro Bastoni menganggap Manchester City sebagai tim yang menakutkan menjelang pertemuan mereka di final Liga Champions pada pekan depan.
City tampil sebagai favorit di pertandingan tersebut, karena dianggap memiliki materi pemain lebih baik dibandingkan Inter, terutama dengan keberadaan Erling Haaland yang mendapatkan musim pertama penuh sensasi bersama The Cityzen.
Bastoni mengutarakan, ia sering menyaksikan pertandingan City, dan mendapatkan gambaran mengenai kekuatan itu. Menurutnya, barisan depan City membuat lini belakang Inter harus bekerja keras.
“Saya sering menonton pertandingan Man City. Mereka tidak memiliki banyak titik lemah. Di depan, mereka memiliki Mahrez, Bernardo Silva, Haaland, De Bruyne, Grealish, Alvarez... Mereka menakutkan sebagai sebuah tim, tetapi kami harus berusaha menghentikan mereka,” tutur Bastoni dalam wawancaranya dengan DAZN.
“Satu Final berbeda dari pertandingan lainnya. Untungnya, kami telah memainkan banyak laga seperti itu selama beberapa tahun terakhir, dan memenangkan beberapa di antaranya.”
Bastoni menambahkan, keberhasilan menyingkirkan AC Milan di semi-final menjadi pelecut motivasi penggawa Inter setelah mereka sempat mendapatkan hasil buruk. Menurut Bastoni, Inter tetap menerapkan permainan agresif tanpa melupakan sektor pertahanan.
“Tentunya derby Eropa dengan Milan sangat penting bagi kami, karena kami mampu bangkit. Itu penting. Kami pun pergi ke Istanbul dengan penuh percaya diri,” tegas Bastoni.
“Saya merasa tenang. Kami hidup untuk sepakbola. Tetapi filosofi saya adalah kami hidup di dunia nyata bersama keluarga dan orang tua kami, yang merupakan hal yang esensial. Semua orang bermimpi memainkan laga seperti ini. Kami beruntung berada di dalamnya, dan kami harus menikmatinya.”
“Hal paling penting adalah mempunyai grup solid yang tidak takut menghadapi masalah. Itu terjadi pada keluarga terbaik, dan inilah yang terjadi pada kami. Kami duduk dan berbicara, mencoba memahami masalahnya.”




