Saddil Ramdani berjanji untuk meningkatkan performanya. Upaya ini dilakukan agar pilar Sabah FC tersebut bisa kembali mendapat panggilan membela timnas Indonesia.
Sebelumnya, Saddil mendapat sorotan tajam dari warganet. Pesepakbola berusia 24 tahun tersebut dinilai tampil lebih oke di klub dibandingkan bersama timnas Indonesia.
Merasa tidak senang dengan penilaian tersebut Saddil melakukan pembelaan. Lewat unggahan Instagram Story miliknya, ia menjelaskan sejumlah penyebab yang membuatnya gagal berkontribusi besar di timnas Indonesia.
Satu di antaranya karena Saddil tidak diberi kebebasan bermain oleh pelatih Shin Tae-yong di timnas Indonesia. Keadaan tersebut berbeda dengan yang didapatkannya di klub.
Pernyataan Saddil tersebut menuai banyak kritikan dari netizen. Mantan pemain Bhayangkara FC tersebut dirasa tidak bijak dalam mengasih komentar karena menyerang Tae-yong.
Pada akhirnya Saddil menerima kritikan yang diberikan netizen. Ia menyebut yang dilakukan warganet tersebut untuk kebaikan dirinya.
"Terima kasih kritikannya yang luar biasa untuk saya dan saya yakin berarti suporter Garuda sayang sama saya," tulis Saddil di akun Instagram miliknya.
"Ke depan saya akan kerja keras di klub, memberikan performa terbaik agar saya mendapat kesempatan bermain membela timnas di masa mendatang."
Sejatinya, Saddil merupakan pemain langganan timnas Indonesia. Akan tetapi, dalam beberapa pertandingan terakhir yang dimainkan skuad Merah Putih, ia tidak mendapat panggilan.
