Eduardo Filipe Arroja Almeida Semen PadangMario Sonatha

Eduardo Almeida: Semen Padang Tidak Boleh Panik


LIPUTAN   RIZAL MARAJO    DARI   PADANG

Semen Padang FC kembali menderita kekalahan di kandang, setelah dipermalukan Persipura Jayapura 2-1, Kamis (24/10), di Stadion H. Agus Salim, Padang. Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, mengatakan adanya kelengahan membuat timnya menderita kekalahan.

Suasana muram menyelimuti Semen Padang usai laga, karena dua kekalahan beruntun di kandang, membuat "Kabau Sirah" harus berjuang keras untuk bisa keluar kembali dari zona degradasi. Saat ini Semen Padang berada di peringkat ke-17 dengan 22 angka.  

"Ini pertandingan bagus, tapi juga berat. Kami kalah melawan tim kuat dan tentunya disebabkan beberapa kesalahan kami dalam organisasi permainan sehingga kami kalah," ujar Eduardo.

Pelatih asal Portugal itu menyebutkan kesalahan saat melawan Madura United terulang kembali. "Kami punya banyak peluang, tapi bermasalah dalam finishing. Juga kelengahan saat mengantisipasi set piece, membuat kami kalah hari ini," ulasnya.

Walau kalah, dan posisi di klasemen semakin mengkhawatirkan, namun Eduardo enggan patah semangat. Menurutnya, masih ada pertandingan yang akan dilakukan.

"Sebulan lalu kami masih di dasar klasemen, tapi kami bisa membuat perubahan dan keluar dari sana. Kami tidak boleh panik dengan kekalahan ini, karena bukan berarti kalah hari ini akan terus mengalami kekalahan," ujar Eduardo.

Dia juga menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang harus dilakukan Semen Padang. Hanya dalam sembilan hari, timnya harus melakukan tiga pertandingan.

Sedangkan bek Semen Padang, Muhammad Rifqi, mengatakan pertandingan sebenarnya berjalan cukup seimbang. Namun Persipura lebih dinaungi keberuntungan.

"Di saat kami bermasalah dengan finishing, mereka justru lebih efektif memanfaatkan peluang. Dua peluang dua gol, itulah perbedaannya. Saya kira mereka layak memenangkan pertandingan," ujar Rifki.

Selain itu, dia juga meminta kepada penonton dan fans Semen Padang untuk terus memberi dukungan kepada timnya.

"Saya maklumi mereka kecewa. Tapi saya hanya hanya minta fans percaya, kami bermain di sini bukan untuk satu pertandingan, ada sisa pertandingan yang harus dimenangkan dan butuh support penonton," kata Rifqi.(gk-33)

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google