Semen Padang Buka Mata Barito Putera

Komentar()
Abi Yazid / Goal
Jakcsen menjadikan uji coba melawan Semen Padang sebagai simulasi meladeni permainan Arema.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago telah menemukan kelemahan anak asuhnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang dalam pertandingan uji coba di Stadion Kanjuruhan kemarin.

Jacksen mengatakan, laga ini memberikan manfaat besar, terutama tentang permainan anak asuhnya. Selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Malang Barito Putera mencatat kemenangan dengan skor besar dari dua uji coba.

“Saya pikir pemain sudah bermain bagus, kami melawan tim selevel di Liga 1. Pemain mampu mencetak gol di awal. Seharusnya saat pemain sudah menemukan kelemahan lawan, kami bisa manfaatkan kecepatan di sisi sayap. Tetapi yang terjadi justru kami memainkan bola di pertahanan,” ulas Jacksen.

“Padahal di babak pertama kami memiliki peluang yang besar untuk menentukan hasil pertandingan. Di babak kedua ada hilang keseimbangan. Sementara lawan menemukan cara melalui serangan balik, sehingga kami kebobolan.”

“Ini menjadi evaluasi. Sebelumnya kelemahan itu tidak terlihat, karena kami selalu menang besar melawan tim yang bukan selevel, sehingga menimbulkan kepercayaan diri terlalu tinggi. Kini kami membuka mata jika kelemahan kami masih ada.”

Di sisi lain, Jacksen menolak anggapan awak media yang menilai Evan Dimas bermain buruk di laga ini. Menurut Jacksen, hal itu disebabkan Semen Padang menurunkan banyak pemain di lini tengah.

“Evan Dimas tidak jelek. Di tempat bermain Evan, mereka menumpuk banyak sekali pemain. Laga ini bukan soal Evan, karena dengan cara main seperti itu, sebenarnya kami memiliki celah di dua sisi sayap,” ujar Jacksen.

Juru taktik asal Brasil itu menambahkan, uji coba melawan Semen Padang menjadi simulasi bagi dirinya untuk menghadapi Arema FC pada laga pembuka turnamen pramusim Piala Presiden 2019.

“Laga ini memang menjadi simulasi kami melawan Arema. Hanya saja, Arema dipastikan tidak akan menggunakan gaya seperti Semen Padang. Seperti biasa mereka mungkin menunggu seperti tadi, mereka akan high pressure. Memang Barito memiliki ciri permainan, namun bisa fleksibel siapapun lawannya,” imbuh Jacksen.  (gk-48)

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. John Terry: Maurizio Sarri Harusnya Paksa Kepa Keluar
2. Pelatih Vietnam: Wasit Berat Sebelah
3. Latih Chelsea, Zidane Diberi Dana Belanja £200 Juta
4. Alasan Marinus Wanewar Selebrasi Ke Bench Kamboja
5. Allegri: Membosankan Jika Juventus Menang Terus
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Tutup