Arema FC Liga 1 2021-2022Liga Indonesia Baru

Semangat Pantang Menyerah Arema FC Berakhir Manis

Kemenangan Arema FC atas Persela Lamongan pada lanjutan Liga 1 2021/22, tidak didapatkan dengan mudah. Pelatih Singo Edan Eduardo Almeida mengaku anak asuhnya mesti berjuang keras.

Arema FC berhasil mengalahkan Persela lewat gol semata wayang yang diukir Ridwan Tawainella. Pesepakbola berusia 26 tahun tersebut menjebol gawang Laskar Joko Tingkir pada menit ke-90 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (2/2).

“Kami berusaha memenangkan pertandingan ini. Kami mencoba, mencoba, dan terus mencoba. Sangat sulit menembus lini pertahanan Persela,” kata Almeida.

Almedia sudah memperkirakan pertandingan melawan Persela akan berjalan sengit. Hal tersebut karena Eky Taufik dan kawan-kawan butuh kemenangan untuk keluar dari zona degradasi.

Akibat kekalahan tersebut Persela tetap menduduki peringkat 16 klasemen dengan raihan 17 poin. Sedangkan Arema FC kokoh di pucuk mengumpulkan 47 angka.

“Dua tim ada di klasemen dengan posisi berbeda, Persela ada di papan bawah, pasti mereka melakukan apa pun demi meraih poin. Kami pun juga begitu, ingin tiga poin demi mengamankan puncak klasemen,” ucapnya.

Sementara juru formasi Persela Jafri Sastra mengatakan sudah berusaha keras untuk memetik poin dalam pertandingan versus Arema FC. Ia pun sangat kecewa karena kebobolan jelang berakhirnya laga.

“Kami sebenarnya sudah menyiapkan strategi khusus, dengan memaksimalkan pergantian pemain. Kami sebenarnya punya keyakinan, tapi lagi-lagi kami kehilangan fokus, dan bikin kesalahan sendiri,” ujar Jafri.

“Di sesi latihan sebenarnya sudah kami antisipasi, tapi itulah sepakbola, dramanya seperti itu. Tapi, yang kami sesalkan, hal ini berulang-ulang terus, makanya wartawan selalu bertanya kenapa kami kebobolan di menit akhir. Saya juga capek menjawabnya,” Jafri melanjutkan.

Iklan
0