Timnas Indonesia U-19 hampir satu bulan melaksanakan pemusatan latihan (TC) di Jakarta. Gelandang Garuda Muda Fajar Fathur Rahman, mengaku dapat perkembangan positif selama mengikuti agenda tersebut.
Pada TC hari ini (12/12), pelatih timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong, sudah memimpin langsung. Sebelumnya, ia hanya memantau dari jarak jauh karena pulang ke negara asalnya, Korea Selatan.
Tae-yong diizinkan meninggalkan Indonesia selepas memimpin TC di Kroasia, pada Agustus hingga Oktober lalu. Selama ia absen, perannya digantikan Nova Arianto beserta pelatih lokal yang ada di timnas Indonesia U-19.
"Alhamdulilah saya masih terus mengikuti TC dengan lancar dan dalam kondisi baik. Hari ini kami ada internal game dan dipimpin langsung coach Tae-yong. Kami menikmati game tadi karena semua pemain bermain penuh semangat dan kerja keras," kata Fajar dikutip laman resmi PSSI.
Pesepakbola berusia 18 tahun tersebut menyampaikan fisik merupakan fokus utama yang dilatih dalam TC. Fajar menyatakan tidak masalah dan menikmati seluruh program yang diberikan.
"Saat ini materi latihan banyak latihan fisik, meski begitu pelatih juga memberikan materi latihan lainnya seperti taktikal. Intinya saya harus selalu fokus dalam latihan, disiplin dan terus memberikan hal yang maksimal," ujar pilar Borneo FC tersebut.
PSSIFajar bukan satu-satunya pemain Borneo FC yang dipanggil pada TC timnas Indonesia U-19. Ada tiga nama lainnya yakni Arya Gerryan Putra Senyiur, Komang Teguh Trisnanda dan Pualam Bahari.
"Motivasi saya tentunya keluarga, kerja keras, displin dan punya keinginan yang kuat untuk bisa bermain terus bersama timnas Indonesia," ucapnya.
Selepas dari Jakarta, timnas Indonesia U-19 bakal melangsungkan TC di Spanyol. Rencananya, David Maulana dan kawan-kawan sudah berada di negara tersebut sebelum tahun baru, dan kembali ke Tanah Air pada Januari 2021.
Saat ini tersisa 33 pemain yang menjalani TC di Jakarta. Jumlah tersebut mengalami penyusutan karena pada agenda awal dilaksanakan sebanyak 38 nama yang dipanggil.
Dua pemain terpaksa dicoret dari timnas Indonesia U-19 karena melakukan tindakan indispliner saat TC berlangsung. Mereka adalah Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian.
Sedangkan, Beckham Putra dan Risky Sudirman pulang lebih awal akibat mengalami cedera. Kedua pemain tersebut memilih fokus untuk menyembuhkan cederanya dari kediaman masing-masing.
Sementara Brylian Aldama, tidak bisa melanjutkan TC di timnas Indonesia U-19, lantaran dikontrak klub Kroasia HNK Rijeka. Ia sudah berpamitan dengan rekan setimnya dan tim pelatih pada 27 November 2020.


