Dewa United memutuskan tidak ambil bagian dalam Piala Wali Kota Solo. Keputusan tersebut diambil karena sejumlah pemain dan ofisial terjangkit virus corona.
Hanya saja, tidak disebutkan siapa saja yang terpapar virus corona. Saat ini skuad Dewa United sedang menjalani karantina mandiri untuk mencegah penyebaran semakin luas.
"Kita sudah mengirimkan surat resmi terkait hal ini ke panpel Piala Wali Kota Solo. Hal ini juga jadi bentuk permintaan resmi kami ke panpel karena terpaksa mengundurkan diri dari turnamen," kata CE0 Dewa United, Kevin Hardiman.
Kevin menyebut sebetulnya Dewa United sangat ingin berpartisipasi di Piala Wali Kota Solo. Namun, karena keadaan yang tidak memungkinkan, pasukan Kas Hartadi tersebut terpaksa absen.
Ada delapan klub yang berasal dari Liga 1 dan Liga 2, yang bakal berpatisipasi di Piala Wali Kota Solo. Dijadwalkan ajang tersebut berlangsung pada 29 Juni sampai dengan 4 Juli mendatang.
Prassso/Bolaskor.com"Ditambah lagi kasus Covid-19 di Jawa Tengah juga sedang tinggi dan ada 13 zona merah di sana. Ya jadinya dengan sangat terpaksa kami putuskan mundur dari Piala Wali Kota Solo 2021," ujarnya.
Lebih lanjut Kevin juga menyatakan keputusan mundur juga diambil demi menjaga keselamatan dan kesehatan bersama. Terutama untuk tim peserta lainnya serta semua pihak yang turut mendukung terselenggaranya Piala Wali Kota Solo.
"Kami sangat berharap turnamen Piala Wali Kota Solo 2021 tetap bisa berlangsung dan sukses. Meski kami tak bisa ikut serta, secara moril kami tetap mendukung penuh penyelenggaraan turnamen tersebut," ucapnya.
Semula, Piala Wali Kota Solo dilaksanakan pada 20 sampai dengan 26 Juni mendatang. Akan tetapi, karena kembali melonjaknya kasus virus corona d Jawa Tengah, ajang tersebut terpaksa ditunda.
