Adhoc ApparelIstimewa

Sejumlah Klub Liga 1 Dibidik Untuk Kerja Sama

Sejumlah klub Liga 1 dibidik Adhoc Apparel untuk kerja sama. Perusahaaan lokal tersebut baru meresmikan toko pertama yang didirikannya dengan nama Adhoc Megastore di kawasan Bekasi, Minggu (4/10) kemarin.

Persiraja Banda Aceh merupakan klub Liga 1 yang menggunakan Adhoc Apparel. Sementara di Liga 2 ada tiga tim yakni PSKC Cimahi, PSMS Medan, dan Kalteng Putra, serta sejumlah SSB Tanah Air.

"Tahun depan kami akan kerja sama dengan Persela Lamongan. Kami juga sudah bekerja sama dengan tim luar negeri dari Timor Leste yaitu Lalenok United," ujar owner Adhoc Apparel, Denny Susanto.

"Toko ini memang baru terdengar, jadi ke depan setiap klub yang bekerja sama dengan Adhoc, apparelnya kami jual di sini," Denny menambahkan.

Denny menjelaskan, untuk musim depan bukan cuma Persela yang bakal menggunakan Adhoc Apparel. Melainkan ada beberapa kesebelasan Liga 1 yang dibidiknya untuk berkolaborasi.

"Sudah ada wacana dengan empat tim. Berarti ada enam tim untuk musim depan ditambah Persiraja dan Persela. Setelah itu untuk 2022, kami akan coba lagi ke timnas Indonesia. Kemarin, kami kalah dengan Mills," ucapnya.

Selain merambah di dunia sepakbola, Adhoc Apparel juga akan terjun ke olahraga futsal. Denny mengatakan saat ini menjalin hubungan dengan timnas futsal Indonesia.

"Target saya ada rencana, itu untuk timnas futsal [Indonesia]. Kalau jodoh ke timnas futsal ya. doakan saja," ujarnya.

Adhoc Apparel juga sedang melebarkan sayapnya ke dunia  sepakbola di Singapura. Satu di antaranya tim Tanjung Pagar, yang diakui sudah mencapai 90 persen kesepakatan.

Bukan itu saja, Adhoc Apparel juga akan masuk ke dunia olahraga basket. "Sebenarnya saya mempunyai rekam jejak suka dengan olahraga basket, saya lagi coba untuk bekerja sama dengan Louvre Surabaya."

Selain, bekerja sama dengan tim-tim sepakbola, futsal dan basket, Adhoc Apparel juga akan bekerja sama dengan personal pemain. Dua pemain sepakbola sudah akan merapat untuk bekerja sama dengan Adhoc Apparel adalah Firza Andika dan Herman Dzumafo.

Iklan
0