Salomon Rondon menceritakan bagaimana dirinya nyaris menjadi pemain baru Manchester United di bursa transfer Januari kemarin.
United dalam posisi putus asa mencari striker baru di jendela transfer musim dingin setelah Marcus Rashford harus absen empat bulan karena cedera punggung serius.
Banyak nama top dikaitkan, tapi tak menemui hasil. Pada akhirnya Setan Merah berhasil meminjam Odion Ighalo dari Shanghai Shenhua. Namun, sebelum United mendatangkan Ighalo, Rondon mengklaim dirinya hampir berlabuh ke Old Trafford.
"Saya tidak bisa berbuat apa-apa," kata Rondon kepada The Athletic. "Tentu sangat berarti bisa dikaitkan dengan Manchester United karena mereka memiliki sejarah hebat dan itu artinya mereka mengakui kemampuan saya."
"Mereka menjalin kontak dengan agen saya dan saya hanya menunggu telepon dari mereka. Lalu saya melihat Ighalo resmi bergabung dengan mereka. Pendekatan United ke saya memang belum sampai ke penawaran uang, tapi saya rasa sudah sangat dekat menuju ke sana [bergabung dengan United]."
Rondon, yang kini memperkuat klub Tiongkok Dalian Profesional, pernah empat tahun berkarier di Liga Primer Inggris bersama West Bromwich Albion dan Newcastle United.
Ditanya apakah kecewa batal ke United, striker Venezuela ini menjawab, "Tidak. Ini biasa terjadi dalam sepakbola. Mereka telah membuat keputusan dan Ighalo adalah yang terbaik untuk mereka. Yang bisa saya lakukan adalah bekerja dan bekerja. Saya fokus bersama Dalian."


