Wim Kieft tidak yakin bahwa Sean Steur akan sukses di Newcastle United, demikian tulisnya dalam kolom terbarunya di De Telegraaf. Pemain berusia 18 tahun itu secara mengejutkan pindah ke Liga Premier pada hari Kamis.
Pemain asal Purmerend ini pindah ke Newcastle dengan nilai transfer 27 juta. Menurut Kieft, Ajax patut merasa senang dengan jumlah tersebut. “Itu untuk seorang pemain muda yang masih harus membuktikan segalanya, dan Newcastle United menerima begitu banyak uang setiap tahun sehingga total biaya transfer ditambah gajinya hanyalah uang receh bagi klub tersebut.”
Kieft tetap kritis terhadap transfer gelandang muda tersebut. “Semua pihak senang, tapi banyak hal yang dirusak di sini. Terutama Sean Steur. Dia berbakat, sangat berbakat, tapi itu saja. Dia mungkin menonjol tiga kali dan menjadi penentu dua kali. Masih banyak yang harus dia buktikan di Ajax dan di Eredivisie.”
Steur kabarnya menuntut lebih banyak waktu bermain di tim utama klub Amsterdam itu. Kieft sangat tegas mengenai hal ini. “Permintaan seperti itu tidak bisa diterima. Dulu tidak, dan sekarang pun tidak.” Mantan pesepakbola itu menyatakan bahwa dulu, jika mengajukan tuntutan seperti itu, pemain boleh hengkang atau dipindahkan kembali ke tim A1.
Kieft juga melontarkan kritik tajam terhadap rombongan Steur. “Itu benar-benar keterlaluan. Terutama mengingat mereka bisa meraup keuntungan di tempat lain bersama sang pemain. Klub-klub kemudian terpaksa menjual pemain tersebut agar mendapat kompensasi finansial sebelum pemain berbakat seperti itu pergi secara gratis.”
Kolumnis tersebut tidak memiliki banyak harapan terhadap gelandang tersebut. “Steur ditakdirkan untuk gagal di Newcastle United, karena di sana tidak hanya soal seberapa baik kamu mengolah bola.” Pria asal Amsterdam berusia 63 tahun itu kemudian menyoroti aspek-aspek seperti fisik, kecepatan, dan kekuatan dalam duel, serta menyatakan bahwa Steur sudah mengalami kesulitan dalam hal-hal tersebut saat masih di Ajax.
“Lalu, apa yang bisa kamu lakukan sebagai remaja di Newcastle United?”, tanyanya. “Steur bukanlah Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, atau Kylian Mbappé.” Kieft akhirnya memberikan saran yang jelas. “Seharusnya kamu memberi diri sendiri dua atau tiga musim lagi untuk berkembang di Ajax di Eredivisie. Dengan begitu, seseorang seperti Steur masih bisa melakukan transfer yang luar biasa dan meraih keuntungan finansial.”




