Gelandang Manchester United Scott McTominay melakukan pembelaan terhadap Erik ten Hag yang belakangan mendapat tekanan dari fans, menyusul performa buruk salam beberapa laga di musim ini.
United telah menuai 18 kekalahan di semua kompetisi sepanjang 2023. Itu menjadi jumlah tertinggi sejak terakhir kali mereka rasakan pada tahun 1989. Kekalahan dari Bournemouth pada akhir pekan kemarin di Old Trafford menjadi yang terburuk buat Man United.
McTominay menyebutkan suasana toksik memang kerap terjadi di kamar ganti dalam beberapa musim sebelumnya. Namun McTominay menegaskan, dibandingkan dengan sejumlah manajer sebelumnya, Ten Hag jauh lebih baik.
“Itu adalah tanggung jawab para pemain, dan para pemain juga mengetahui hal itu. Kami memiliki banyak pemain luar biasa, dan saat ini kami berada pada tahap di mana kami memiliki karakter besar di ruang ganti,” ujar McTominay dikutip laman The Mirror.
“Ini bukan hanya kasus seperti beberapa manajer lain [sebelumnya], di mana kadang-kadang ada sedikit toksik. Para pemain berada di belakang manajer (Ten Hag). Saya telah mengatakan hal itu dalam banyak wawancara, dan hal itu akan terus terjadi.
“Kami juga mempunyai staf kepelatihan yang luar biasa, sehingga bisa saja terjadi kesalahan dalam penerjemahannya antara dengan apa yang dipikirkan para pemain dan apa yang dikatakan secara tertutup. Tapi kami hanya ingin melakukan yang terbaik untuk klub.”
Man United harus mengalahkan Bayern Munich, Rabu (13/12) dini hari WIB, dan berharap duel antara Kopenhagen dan Galatasaray berakhir imbang supaya Setan Merah mencapai Babak 16 besar Liga Champions. McTominay mengakui penampilan Man United tidak konsisten pada musim ini.
“Tentu saja kami mengetahui ketidakkonsistenan yang kami alami. Kami tidak naif terhadap hal itu. Kami telah membicarakannya sebagai sebuah tim. Jadwalnya tidak ada habisnya, tapi kami harus berkumpul sebagai sebuah tim, dan mencari tahu,” ungkap McTominay.
“Seperti yang Anda lihat di Liga Primer, setiap tim super atletis, setiap tim di Liga Champions bisa berlari. Kami harus menyamai itu, dan lebih banyak lagi ketika Anda bermain untuk klub ini. Manajer tidak bisa berbuat banyak dari pinggir lapangan, hal itu harus datang dari para pemain.”
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



