Pada acara Goedemorgen Eredivisie hari Minggu, Perr Schuurs ditanya siapa rekan setim terbaiknya sepanjang masa. Bek tengah yang saat ini tidak terikat klub itu tidak perlu berpikir lama dan menyebut nama mantan rekan setimnya di Ajax.
''Ryan Gravenberch'', jawab Schuurs atas pertanyaan presenter Milan van Dongen. ''Teman-teman sering bertanya kepada saya: Gravenberch atau Frenkie de Jong. Tapi bagi saya, selalu Ryan.''
“Gaya bermainnya, dengan tinggi badannya, itu sangat jarang ditemui. Selalu menentukan. Saya selalu menganggapnya sangat bagus,” kata Schuurs dengan antusias tentang gelandang Liverpool dan timnas Belanda itu.
Hans Kraay junior kemudian ingin tahu apa yang dimaksud Schuurs dengan komentarnya tentang tinggi badan Gravenberch. “Dia cukup tinggi, sekitar 1,88 meter. Dan sangat teknis. Dan setiap kali dia menerima bola, dia selalu melihat ke belakang dua kali,” jelas bek tengah asal Limburg itu.
“Dan dia sudah begitu sejak dulu. Enam tahun yang lalu atau sekitar itu. Itu memang pemain yang menonjol,” demikian Schuurs menyimpulkan tentang Gravenberch, yang menurut Van Dongen tingginya 1,90 meter.
Gravenberch, sama seperti Schuurs, menjadi bagian dari tim utama Ajax antara tahun 2018 dan 2022. Gelandang berusia 23 tahun itu memaksa transfer dari Amsterdam ke Bayern München, setelah itu Liverpool datang pada tahun 2023.


