Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tidak bisa mengambil keputusan mengenai bagaimana tim menghadapi musim 2021. Setidaknya hal itu rasakan Robert untuk saat ini, karena belum ada keputusan jelas dari PSSI atau PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Sejauh ini, yang sudah pasti adalah PSSI dan LIB meniadakan musim 2020 karena masukan dari sebagian besar klub. Musim 2020 dinilai sudah tidak relevan untuk kembali dilanjutkan, sejak dihentikan pada pertengahan Maret 2020.
Diharapkan bahwa PSSI dan LIB segera memberi kepastian mengenai kapan musim 2021 dijalankan. Karena hal tersebut merupakan pegangan terpenting untuk klub, terutama pelatih dalam menyusun jadwal persiapan mereka.
"Untuk langkah selanjutnya, saat ini saya tidak bisa berkata apapun. Kami bisa membuat perencanaan jika sudah mengetahui tanggal pasti kick-off Liga 1," ujar Robert dikutip laman resmi Persib.
"Kami tidak memiliki jadwal konkret kapan liga akan dimulai dan kapan berakhir. Ini yang membuat kami kesulitan memulai latihan," sambung mantan pelatih Arema dan PSM Makassar berkebangsaan Belanda itu.
Banyak klub yang ingin bahwa Liga 1 digelar kembali pada Juni, atau setelah Hari Raya Idulfitri tahun ini. Namun itu baru sekadar harapan dari klub, dan rencana LIB yang hingga sekarang belum bisa dijadikan pegangan oleh pelatih.
"Itu bisa berarti kapan saja karena tidak disebutkan tanggal secara spesifik. Jadi, kami masih harus menanti lagi secara detailnya terkait keputusan ini. Karena hanya dengan itu kami bisa menentukan kapan tim akan kembali berlatih dan kapan pemain untuk kembali ke Bandung," sambung Robert.
PersibLiga 1 dianggap masih belum jelas karena memang izin dari kepolisian belum didapatkan oleh PSSI dan LIB. Izin kepolisian tersebut yang membuat musim 2020 ditunda terus-menerus sejak Oktober, hingga akhirnya batal terlaksana.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebut pandemi virus corona di Indonesia belum terkendali, sehingga izin kermaian tak bisa diterbitkan. Walau sebenarnya, seluruh pelaku sepakbola sudah berkomitmen untuk memberlakukan protokol kesehatan ketat pada kompetisi ini.
Situasi di Indonesia yang tidak jelas membuat banyak pemain asing terus-menerus pergi mencari negara dengan kompetisi yang lebih jelas. Robert pun berharap hal itu tidak terjadi pada empat pemain Persib, yang diharapkan bertahan.
"Saya tentunya ingin melanjutkan bersama keempat pemain asing yang kami miliki saat ini. Namun ini bukan hanya keputusan saya, tapi juga keputusan pemain itu sendiri," beber dia.


