Saul Niguez menegaskan keinginannya untuk kembali ke performa terbaik bersama Chelsea pasca-mengaku frustrasi di Atletico Madrid.
Saul dipinjam Chelsea senilai £5 juta untuk musim 2021/22 dengan opsi pembelian sebesar £30 juta.
Gelandang berusia 26 tahun itu jadi bagian dari skuad Atletico yang menjuarai LaLiga musim lalu. Tapi, ia mengungkapkan ketidaknyamanannya bermain agak melebar.
Musim lalu, Saul juga cuma tampil 22 kali sebagai starter di LaLiga, angka terendahnya sejak musim 2014/15.
“Satu-satunya hal negatif di Atletico adalah saya tidak dapat bermain di posisi saya seharusnya,” ucap Saul dalam wawancara dengan Ibai Llanos di Twitch.
"Saya tidak bisa menunjukkan apa yang saya inginkan. Saya memiliki penghalang di kepala saya yang tidak memungkinkan saya untuk bermain di peran lain. Pindah ke Chelsea adalah cara saya meninggalkan zona nyaman. Tidak akan mudah untuk masuk skuad reguler tim itu.”
"Di Chelsea saya akan bermain di posisi saya. Kemudian kita akan lihat apakah saya dapat menunjukkan performa terbaik. Itulah penyebab terbesar dari keputusan saya.”
“Saya ingin pergi ke Chelsea, mencoba pengalaman di sana, dan kemudian melihat apa yang terjadi. Saya tidak ingin berpikir lebih jauh. Saya ingin pindah, bersaing, dan membantu Chelsea.”
"Secara pribadi, saya ingin kembali menjadi Saul yang ingin saya lihat. Saya tidak ingin melihat Saul yang telah Anda lihat dua tahun terakhir ini. Saya sangat frustrasi karena tidak bisa menunjukkan kepada orang-orang bagaimana kemampuan saya,” pungkasnya.
Sebelum akhirnya ke Chelsea, Saul sempat dikaitkan dengan dua klub raksasa Liga Primer lainnya, yakni Manchester United dan Liverpool.




