Gelandang Liverpool Wataru Endo menggambarkan debutnya bersama The Reds sebagai sebuah kegilaan, mengingat ia mempersiapkan diri untuk dua kompetisi berbeda gaya permmainan.
Endo didatangkan Liverpool dari VfB Stuttgart satu hari menjelang pertandingan melawan Bournemouth. Pemain asal Jepang ini praktis tidak mempunyai waktu yang banyak untuk melakukan persiapan.
Apalagi Endo belum mendapat kepastian mengenai nasibnya di awal pekan lalu, di saat ini menjalani latihan bersama Stuttgart. Namun Endo akhirnya bisa melakoni debutnya dengan bagus di Anfield.
“Saya baru tahu tiga atau empat hari lalu ada peluang [untuk bergabung dengan Liverpool],” kata Endo dikutip laman Liverpool Echo.
“Itu sangat, sangat cepat. Di awal pekan saya bersiap untuk bermain di Bundesliga. Di akhir pekan saya bermain di sini, di Anfield, di depan semua fans. Ini gila!” cetus Endo.
“Tapi saya adalah pemain yang berpengalaman, jadi saya harus menerima dan menghadapi situasi ini. Itu sulit, tapi itu spesial bagi saya. Sungguh luar biasa bermain di sini, perasaan yang hebat, suasana yang hebat, dan para penggemar meneriakkan nama saya.”
“Jurgen Klopp tidak banyak bicara kepada saya sebelum saya dimainkan. Dia hanya bilang: bermain seperti yang saya lakukan di Bundesliga, dan mencoba melakukannya seperti yang selalu saya lakukan.”
Pemain berumur 30 tahun ini memaklumi kehadirannya mengundang pro dan kontra di kalangan fans Liverpool, mengingat klub sebelumnya mempunyai kebijakan soal pemain berusia muda.
“Saya mengerti klub top menginginkan talenta muda. Tapi saya hanya mencoba [berkata pada diri sendiri] 'ini satu-satunya kesempatan Anda bisa pindah ke Liverpool, karena mereka selalu berusaha mendapatkan pemain yang lebih muda'. saya mendapat kesempatan itu, dan saya berniat mengambilnya,” tutur Endo.
“Saya harus memutuskan begitu cepat. Tetapi sebenarnya saya tidak bisa mengatakan tidak, karena bermain di Liga Primer selalu menjadi impian saya. Agen saya menelepon saya, dan itu adalah langsung iya. Saya ingin datang ke sini. Saya segera mengambil keputusan.”




