Selesai sudah jalinan kerja sama antara Satria Tama dengan Madura United. Ia memutuskan untuk angkat kaki dari pasukan Rahmad Darmawan tersebut.
Dalam salam perpisahannya, Satria mengucapkan rasa terima kasih untuk Madura United. Ia merasa bangga pernah menjadi bagian dari kesebelasan tersebut.
"Terima kasih untuk keluarga besar Madura United dan suporter Madura bersatu yang telah mendukung saya. Tiga tahun telah mewarnai perjalanan karier saya," tulis Satria, dalam akun Instagram miliknya.
"Semoga ke depan bisa menjadi bagian dari keluarga besar Madura United kembali," tambah penjaga gawang berusia 24 tahun tersebut.
Madura United, merupakan klub kedua yang dibela Satria. Pria kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur tersebut didatangkan selepas memperkuat Persegres Gresik United.
Pada musim perdananya bersama Madura United, peran Satria tidak tergantikan. Dari 38 pertandingan yang dimainkan di Liga 1 2018, ia bermain sebanyak 24 kali.
Setelah itu Satria lebih sering menjadi penghangat banku cadangan. Ia kalah bersaing dengan Muhammad Ridho, yang direktut Madura United dari Borneo FC.
Sejak akhir tahun lalu, para pemain Madura United tidak melakukan kegiatan apa pun. Laskar Sape Kerrab, memilih membubarkan tim karena tidak ada kepastian kompetisi.
Abi Yazid / GoalNamun, sekarang Madura United sudah mengambil ancang-ancang untuk menyusun kekuatan. Manajemen telah berbicara kepada masing-masing pemain menatap musim 2021.
Akan tetapi, belum diketahui skuad Madura United melakukan persiapan. Kesebelasan asal Pulau Garam tersebut menunggu kepastian bergulirnya Liga 1 2021.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), sedang berupaya mendapat izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tanpa adanya hal tersebut kompetisi tidak bisa dilangsungkan.
Sebelum memulai kompetisi, PSSI dan PT LIB bakal menggelar turnamen pramusim. Ajang tersebut rencananya dilangsungkan pada 20 Maret hingga 25 April mendatang.
Selain untuk persiapan klub, turnamen pramusim dijadikan PSSI dan PT LIB, gambaran bergulirnya kompetisi musim 2021. Protokol kesehatan ketat bakal diterapkan selama ajang ini berlangsung.
Adapun turnamen pramusim tersebut akan diikuti oleh 20 kontestan. Semua klub Liga 1 diajak berpartisipasi, tapi hanya dua klub Liga 2 yang masuk rencana, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC.


