Maurizio Sarri mengatakan dirinya tidak terlalu khawatir dengan kritikan yang terus menghujani Juventus di tengah perburuan trofi musim ini.
Jelang melawan Sassuolo, Kamis (16/7) dini hari WIB, Juventus unggul enam poin di puncak klasemen Serie A dengan kompetisi menyisakan enam laga, selain juga masih akan berlaga di babak 16 besar Liga Champions.
Sarri, yang kalah di final Coppa Italia serta Supercoppa Italiana musim ini, sebelumnya juga menjadi sasaran kritikan dari fans, namun sang juru taktik tidak ambil pusing.
"Sejujurnya, saya tidak terlalu memperhatikan kritikan yang ada, saya selalu berusaha fokus pada apa yang bisa saya lakukan," ujar Sarri dalam jumpa pers.
"Saya tidak tahu apa yang dikatakan orang-orang di media sosial karena saya tidak ada di sana dan [media sosial] memang tidak akan pernah ada dalam kehidupan saya."
"Jika kita berbicara, sebaliknya, orang-orang di jalanan, saya hanya menerima dukungan dan kasih sayang."
Juventus gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhir dan membutuhkan sepasang penalti dari Cristiano Ronaldo untuk memaksakan hasil imbang lawan Atalanta pada akhir pekan lalu.
Sarri pun dicecar dengan pertanyaan mengenai minimnya kontribusi gol dari lini tengah, namun itu tidak terlalu membuatnya khawatir, meski pun faktanya Ronaldo dengan tujuh gol dan Paulo Dybala dengan empat gol, merupakan penyumbang utama produktivitas tim dalam enam laga terakhir.
"Kami mencetak 17 gol dalam enam pertandingan terkahir dan saya tidak peduli dengan rasio gol kami terus terang saja," lanjutnya.
"Kita semua tahu bahwa di antara para gelandang kami, [Aaron] Ramsey merupakan gelandang yang bisa berpotensi mencetak lebih banyak gol mengingat karakteristik permainannya."
"Lalu kami memiliki dua pemain yang berkembang pesat dan di masa depan, saya yakin mereka akan mencetak lebih banyak gol seperti [Rodrigo] Bentancur dan [Adrien] Rabiot."


