OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Penerapan marquee player di kompetisi Indonesia masih digodok oleh PSSI untuk musim depan. Induk sepakbola nasional tersebut kemungkinan bakal menambah kuota pemain berlabel bintang tersebut.
Pada musim 2017, setiap klub hanya diizinkan menggunakan satu marquee player. Dari 18 klub yang mengikuti kasta teratas kompetisi sepakbola tertinggi di Tanah Air, hanya tiga kesebelasan yang tidak memakai pemain berlabel bintang ini yakni Persipura Jayapura, Persegres Gresik United, dan Perseru Serui.
Legenda Valencia Gaizka Mendieta, turut memberikan pandangannya terkait penggunaan marquee player tersebut. Menurutnya, hal ini tidak bakal mempengaruhi kualitas kompetisi yang ada di Indonesia.
Pria asal Spanyol tersebut menilai seharusnya marquee player tidak hanya bermain saja. Melainkan, para pemain tersebut dapat memberikan ilmu yang dipunyanya kepada rekan satu timnya yang berusia lebih muda.
"Saya kira kalau mereka hanya sekadar bermain saja tak cukup. Itu tak membantu [kompetisi]. Tapi jika Anda menempatkan mereka di klub-klub yang punya pembinaan pemain-pemain muda, dikenalkan untuk melatih, berbagi pengalaman itu akan sangat bagus," kata Mendieta saat wawancara dengan Goal Indonesia.
Pernyataan yang dilontarkan Mendieta tersebut karena dirinya sadar Indonesia mempunyai modal untuk bersaing dengan negara-negara lainnya. Sebab, ia menilai para pemain Tanah Air mempunyai kualitas yang bagus.
Banyaknya, pemain yang dilirik klub-klub asing menjadi bukti kalau Indonesia memang memiliki pemain bagus. Sebut saja Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn yang dikontrak Selangor FA (Malaysia). Kemudian Terens Puhiri yang membela Port FC (Thailand), serta Ryuji Utomo yang direkrut PTT Rayong (Thailand).
Belum lagi Ezra Walian yang kini merumput bersama klub Liga Belanda Almere City. Oleh karena itu, Mendieta berharap kompetisi di Indonesia bisa lebih mengoptimalkan para pemain lokal.
"Saya rasa yang paling penting adalah punya pemain muda, setelahnya yang paling penting di liga adalah adanya banyak pemain asing di sana, tapi juga harus memainkan pemain Indonesia," ucapnya.
"Saya kira dengan adanya satu pemain asing bisa berguna bagi seluruh pemain lokal karena dia mendapat motivasi dan kesempatan," ia menambahkan.
Selain itu, Mendieta juga memberikan saran untuk para pemain Indonesia agar kariernya dapat cemerlang dan bertahan lama. Ia menyebutkan pemain harus terus berjuang serta banyak belajar.
"Paling utama Anda harus konsisten. Sepakbola itu sangat bagus, tapi sangat sulit menjadi [pemain] profesional. Jadi Anda harus banyak bermain, belajar banyak dari pelatih dan selalu punya sifat meningkatkan diri."


