Pablo Sarabia menyatakan, Paris Saint-Germain memiliki kepercayaan diri yang tinggi jelang pertandingan Liga Champions pada bulan ini setelah meraih empat gelar di kompetisi domestik.
Gelandang asal Spanyol itu mencetak penalti ke-12 yang menentukan dalam kemenangan adu tos-tosan 6-5 atas Olympique Lyon di final Coupe de la Ligue yang berlangsung di Stade de France, Sabtu (1/8) dini hari WIB.
Pertandingan selama 180 menit berakhir imbang tanpa gol sehingga harus ditentukan dengan adu penalti.
Dengan kemenangan itu, berarti PSG menegaskan dominasi di kompetisi domestik dengan menambah gelar lagi pada musim ini setelah sukses di Trophee des Champions, Ligue 1, dan Coupe de France.
Setelah memastikan raihan empat gelar di kompetisi domestik, Sarabia mengatakan timnya dalam kondisi yang bagus jelang tampil di Liga Champions.
PSG akan berjumpa dengan Atalanta di perempat-final di Lisbon pada 12 Agustus mendatang.
"Itu adalah pertandingan yang sangat sulit. Tapi, benar kalau kami memenangkan empat gelar musim ini. Penting untuk memberi kesan yang baik dan menunjukkan ritme yang bagus sebelum Liga Champions," ujar Sarabia kepada Canal+ Sport.
"Kemenangan ini akan memberi kami kepercayaan diri. Ada kepercayaan diri yang besar pada tim. Kini kami ingin memastikan kalau kami siap secara fisik untuk pertandingan lawan Atalanta."
Atalanta mencetak 28 gol dari 12 pertandingan sejak restart, dengan mengumpulkan 30 poin, sehingga menjadikan mereka sebagai salah satu tim Eropa yang paling tajam.
Rekan Sarabia, Marco Verratti, menyatakan, PSG layak merayakan gelar usai pertandingan sebelum fokus pada pertandingan lawan Atalanta.
"Untuk memainkan pertandingan 120 menit, setelah absen empat bulan...kami menderita. Senang bisa menang pada akhirnya," ujar Verratti kepada France 2.
"Kami akan berpesta dan besok kami akan memikirkan tentang pertandingan besar lainnya."
Verratti menyebut, Marquinhos dan Thiago Silva, yang ditarik keluar karena masalah fisik, dalam kondisi yang baik-baik saja.
"Bermain 120 menit itu tidak mudah, tapi itu tidak serius," ujar Verrratti lagi.


