Dani Alves sebetulnya punya kesempatan untuk kembali berseragam Barcelona atau Juventus di musim panas ini. Namun, ia menolak tawaran tersebut lantaran Sao Paulo memberikannya prospek yang lebih baik untuk bermain di Piala Dunia 2022.
Di bursa transfer musim panas kemarin, bek kanan veteran Brasil itu berstatus free agent setelah kontraknya di Paris Saint-Germain habis per Juni lalu. Alves punya sejumlah opsi untuk melanjutkan kariernya sebelum akhirnya menyepakati kontrak tiga tahun di Sao Paulo.
Alves pun menjelaskan pilihannya ini dan mengapa ia menolak tawaran untuk pulang ke Camp Nou dan Allianz Stadium.
"Saya sebetulnya berseempatan untuk kembali ke Juventus dan Barca," kata Alves dalam video di Players' Tribune. "Keputusan ini tidak terjadi tiba-tiba. Saya merenung, 'Apa yang ditawarkan klub ini? Apakah membuat saya menjadi pribadi dan pemain yang lebih baik?'"
"Saat bersama timnas Brasil [di Copa America 2019], saya sama sekali tidak memikirkan transfer, karena saya ingin fokus. Jika saya bermain bagus, maka ada banyak pintu yang terbuka. Dan memang ada sejumlah tawaran."
"Namun, tidak ada tawaran yang sesuai dengan keinginan saya, kecuali dari tim impian saya [Sao Paulo]. Yang saya inginkan adalah stabilitas bermain untuk bersaing mendapat tempat di Piala Dunia 2022. Banyak klub tidak menawarkan hal itu, karena mereka pikir saya sudah habis."
Getty ImagesJika tampil membela Brasil di Qatar 2022, Alves akan berusia 39 tahun. Menilik performa luar biasa Alves saat mengapteni Selecao di Copa America 2019 -- di mana Brasil menjadi juara dan ia terpilih sebagai pemain terbaik turnamen -- bukan tidak mungkin impian Alves itu bisa terwujud.
Kini, bersama Sao Paulo, Alves selalu tampil 90 menit dan diposisikan sebagai gelandang serang. Ia juga sudah mencetak satu gol di Serie A Brasil 2019.
