LIPUTAN RIZKAART CENDRADIPUTRA DARI BOGOR
Penyerang PS TIRA Sansan Fauzi berharap mendapat menit bermain lebih banyak di Liga 1 2018 dibandingkan musim lalu, dan siap bersaing dengan sejumlah penyerang muda.
Pada musim lalu, Sansan mencetak sepuluh gol dari 19 penampilan, meski kalah bersaing dengan marquee player saat itu, Elio Bruno Martins. Untuk itu Sansan berjanji akan bermain efektif, dan memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan pelatih.
“Seorang striker pasti selalu ingin mencatatkan nama di papan skor di setiap laga. Tapi tidak harus selalu seperti itu, tergantung kesempatan yang didapat. Contoh tahun kemarin, jarang menjadi starter, tapi bisa buat gol. Semoga tahun ini banyak kesempatan bermain, sehingga bisa memperbaiki,” jelas Sansan kepada Goal Indonesia.
“Yang pasti berharap semua pemain bekerja sama mengangkat tim menjadi lebih baik. Semoga pemain baru bisa tahu karakter pelatih dan permainan tim yang diinginkan. Semoga pemain asing bisa membantu tim juga. Tapi saya yakin bisa PS TIRA lebih baik lagi dari tahun kemarin.”
Pada musim ini, PS TIRA mendatangkan sejumlah pemain muda di barisan depan, seperti Dimas Drajat serta merekrut striker muda Persib Bandung, Angga Febriyanto. Itu belum termasuk striker asing yang akan direkrut. Namun Tantan menegaskan siap bersaing.
“Saya santai saja. Kita tahu persaingan di lini depan cukup ketat, karena banyak pemain muda. Pasti ingin bersaing mendapat tim utama. Saya sendiri tidak ada permasalahan bersaing secara profesional,” ujar Sansan.
“Semua tergantung pelatih, siapa menurut pelatih yang layak main, pelatih punya penilaian tersendiri. Yang pasti kami sebagai pemain cukup berlatih, dan tunjukan kualitas saja, layak atau tidak berada di tim inti. Saya malah mendorong pemain muda untuk semangat, giat, dan supaya lebih baik lagi.” (gk-61)

