OLEH DIMAS PANJI SETYADIIkuti di twitter
Bek Belanda dan Manchester United Daley Blind mengatakan bermain di bawah arahan sang Ayang Danny merupakan mimpi yang menjadi nyata.
Kekalahan 2-0 dari Bulgaria di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018, Sabtu (26/3) menjadi laga terakhir Danny Blind memimpin timnas Belanda. Kekalahan tersebut membuat tim yang finis sebagai runner-up dan peringkat tiga di dua edisi Piala Dunia terakhir itu terancam gagal lolos ke turnamen bergengsi yang akan digelar di Rusia tahun depan.
SIMAK JUGA: Belanda Resmi Pecat Danny Blind
Danny sebelumnya ditunjuk sebagai pengganti Guus Hiddink yang gagal membawa Oranje lolos ke Euro 2016. Kini ia harus meninggalkan tim setelah membawa Belanda berada di posisi keempat Grup A kualifikasi Piala Dunia, tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Prancis.
Daley Blind yang bermain 90 menit dalam kekalahan dari Bulgaria yang berlangsung di Sofia, berkomentar terkait pemecatan ayanhnya pada Minggu (26/3).
"Bekerja bersama sebagai ayah dan anak di level atas adalah mimpi yang menjadi nyata," tulis Daley Blind di akun Instagram resminya.
"Anda tidak pernah meninggalkan tanggung jawab dan tidak pernah menyerah. Saya bangga padamu."
