Calon pemain naturalisasi Indonesia Sandy Walsh merasa kecewa KV Mechelen gagal mendapatkan kemenangan pada laga perdana Pro League Belgia 2022/23 setelah dikalahkan Royal Antwerp 2-0 di Stadion AFAS akhir pekan kemarin.
Antwerp merupakan salah satu favorit juara musim ini dengan merekrut sejumlah pemain yang pernah memperkuat timnas Belgia, seperti Radja Nainggolan dan Toby Alderweireld, serta dibesut eks pelatih PSV Eindhoven, Mark van Bommel. Dua gol kemenangan Antwerp dicetak Michael Frey pada menit ke-31 dan 35.
Mechelen sempat menguasai permainan di 15 menit awal, dan nyaris membuka keran gol lebih dulu. Sayangnya, tendangan Julien Ngoy menghajar tiang gawang. Rob Schoofs menyambar bola muntah, tapi sepakannya melenceng.
“Itu menjadi titik penting. Dengan atmosfer pertandingan seperti ini, sangat penting untuk mencetak gol lebih dulu. Gol pertama bisa membantu meningkatkan mental,” ujar Walsh dikutip laman Het Laatste Nieuws.
Terlepas dari kekalahan itu, Walsh mengaku performa barisan belakang menjadi bahan introspeksi buat dirinya. Bek bernomor punggung 5 ini menyebutkan, tim perlu menganalisa kesalahan yang sudah mereka bikin, terutama ketika Frey mencetak gol pertama dengan menyambut umpan panjang dari lini tengah.
“Kami pasti akan menganalisis gol pertama itu secara detail dalam beberapa hari mendatang. Apakah umpan panjang itu datang terlalu mudah? Apakah barisan belakang kami terlalu tinggi? Apakah kami saling mendukung?” ucap Walsh.
“Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus kami jawab. Sebagai sebuah tim, kami harus mengambil banyak langkah dalam beberapa minggu mendatang. Anda tidak boleh membuat kesalahan ketika melawan tim seperti Antwerp. Mereka memanfaatkan momen-momen itu.”
Sedangkan gol kedua Antwerp yang dihasilkan melalui titik putih menjadi perdebatan. Wasit memberikan hadiah penalti kepada tim tamu setelah Dries Wouters dianggap melanggar Pieter Gerkens.
“Anda bisa lihat Dries kehilangan keseimbangan, dan sedikit tertinggal. Apakah itu cukup untuk diganjar hukuman penalti? Sebagai pemain Mechelen, Anda akan mengatakan 'tidak'. Tapi saya pikir sekalipun Anda menjadi penonton netral, itu bukan penalti. Wasit ada di sana, VAR juga ada,” tutur Walsh dikutip laman Voetbalkrant.




