Sandro RosellGetty

Mantan Presiden Klub Sandro Rosell: Dominasi Pemain Barcelona Terlalu Kuat

Mantan presiden Barcelona, Sandro Rosell, mengungkapkan bahwa dominasi Lionel Messi cs terlalu kuat untuk urusan internal klub.

Barcelona kehilangan gelar LaLiga musim ini. Pergantian pelatih, dari Ernesto Valverde ke Quique Setien, pun belum menghasilkan performa signifikan.

Isu konflik internal dan perpecahan ruang ganti menghinggapi Barca silih berganti sepanjang musim.

Megabintang Lionel Messi menjadi nama yang disebut-sebut sebagai biang kerok. Mulai dari pemecatan Valverde hingga drama adu mulut dengan direktur olahraga Eric Abidal.

“Aturan dari para pemain terlalu banyak,” ucap Rosell, merujuk dominasi pemain dalam internal klub, Kamis (23/7).

“Jika tidak bisa melakukan revolusi, karena tidak dapat dilakukan karena alasan finansial dan ekonomi, evolusi mendalam lah yang harus dilakukan.”

“Skuad harus mengalami pembaruan. Tidak semua, tetapi pada bagian-bagian yang memang perlu diperbaiki.”

Pemilihan presiden baru klub akan berlangsung pada musim panas 2021 dan pemimpin sekarang, Josep Maria Bartomeu, tidak dapat mencalonkan diri kembali setelah melalui dua masa jabatan.

"Pemilihan ini akan menjadi pembantaian," kata Rosell.

"Itu akan menjadi darah dan api. Saya meramalkan akan ada perang besar. Apakah Anda tidak menyadari? Dengan semua yang mereka lakukan pada Bartomeu dalam kasusnya di media sosial,” tutur pria yang sempat menghabiskan 20 bulan di penjara tetapi kemudian dibebaskan itu.

Februari lalu, Bartomeu diduga menyewa buzzer atau perusahaan humas untuk menjelek-jelekan pemain dan legenda klub yang mengkritiknya di media sosial setelah Barca kalah pada Piala Super Spanyol dan Copa del Rey. Dua bulan berselang, enam petinggi Barca kompak mengundurkan diri.

"Semuanya manipulasi. Banyak yang berminat [untuk posisi presiden]. Untungnya, saya sudah berjanji pada ibu saya bahwa untuk tidak mengikuti pemilihan ini lagi,” pungkasnya.

Iklan