Alexis Sanchez tidak menyesali keputusannya bergabung dengan Manchester United, namun mengakui bahwa dirinya frustrasi karena tidak bermain reguler di sana.
Sang winger internasional Cile terkendala dengan inkonsistensi performa di Old Trafford sejak merapat dari Arsenal pada bursa transfer musim dingin 2018.
Meski punya reputasi bagus di Liga Primer Inggris, penampilan Sanchez menurun bersama United dan kerap mendapat kritikan karena tidak sebanding dengan statusnya yang menerima gaji termahal di klub.
Selama tampil 45 kali, sang pemain 30 tahun hanya mengemas lima gol. Catatan itu membuat United tak ragu untuk melepasnya secara pinjaman ke klub Serie A Italia, Inter Milan untuk musim 2019/20 ini.
"Saya sangat senang bergabung dengan Manchester United," buka Sanchez kepada BBC Sport mengenai perjalanan kariernya akhir-akhir ini.
"Saya selalu mengatakan itu. [United] adalah klub yang paling memenangkan gelar juara terbanyak di Inggris."
"Ketika saya pergi ke Arsenal, juga fantastis, saya senang di sana, tapi United berkembang waktu itu, mereka membeli banyak pemain untuk menjadi juara."
"Saya ingin bergabung dengan mereka dan memenangkan segalanya. Saya tidak menyesal pergi ke sana."
Sambil tetap yakin telah membuat keputusan tepat, Sanchez jarang bermain sebagai starter bersama United dan menyebut perubahan taktik membuatnya frustrasi.
"Saya pikir saya senang ketika bermain untuk tim nasional," lanjutnya.
"Saya juga senang ketika di Manchester United, tapi selalu saya katakan kepada rekan-rekan: Saya ingin bermain."
"Jika mereka membiarkan saya bermain maka saya akan melakukan yang terbaik. Terkadang saya bermain 60 menit, lalu sesudahnya saya tidak bermain di laga berikutnya dan saya tidak tahu mengapa."
Sanchez masih belum menjalani debut bersama Inter karena menjalani pemulihan cedera selepas memperkuat Cile di Copa America 2019.




