Mantan striker Barcelona dan timnas Kamerun, Samuel Eto’o, berbagi opini setelah menyaksikan serial Netflix “The Last Dance”.
Dokumenter yang diproduksi ESPN tersebut, megisahkan tentang kiprah legenda bola basket paling terkenal di dunia, Michael Jordan.
Bagaimana gambaran karier Jordan di dalam dan di luar lapangan, relasi dengan rekan setim dan lawan, serta torehan prestasi dan popularitasnya.
"Saya menonton semua episode dari serial pria yang sangat hebat ini, dan saya berkata kepada diri sendiri: 'Jika Anda orang Afrika, seseorang akan datang dan mengatakan bahwa Anda bukan yang terbaik’,” tulis Eto’o dalam unggahan di akun Instagram-nya.
“Anda berkata, ‘Saya ingin menjadi nomor satu, dan saya berusaha untuk mendapatkan itu!' Rekaman dan cerita [dalam serial tersebut] bisa mendorong generasi baru untuk bermimpi, untuk berbuat lebih baik!,” tambahnya.
Serial “The Last Dance” menjadi pembahasan menarik di media sosial dan tercatat menjadi salah satu film dokumenter tersukses sepanjang masa.
Dengan total 10 episode, serial ini terbilang memberikan wawasan tentang daya saing dan komitmen yang obsesif.
