Pelatih Arema Mario GomezAlvino Hanafi / Goal

Salam Perpisahan Mario Gomez Untuk Arema FC

Karier Mario Gomez, bersama Arema FC pada musim ini tidak berlanjut. Sosok asal Argentina tersebut memutuskan hengkang dari klub kebanggaan warga Malang itu.

Penyebab, Gomez cabut karena tidak sepakat dengan penyesuain gaji yang diberikan Arema FC. Berdasarkan SK PSSI bernomor SKEP/53/VI/2020, klub diizinkan melakukan negosiasi ulang upah kepada pemain, staf pelatih, dan ofisial dengan kisaran 50 persen untuk Liga 1. 

Aturan itu berlaku satu bulan sebelum dan sampai berakhirnya kompetisi. Artinya, besaran bayaran itu baru diterapkan sejak 1 September, karena lanjutan Liga 1 musim ini dimulai pada 1 Oktober mendatang.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada semua orang dalam tim staf Arema, manajemen, dan tentunya semua Aremania karena mereka memperlakukan saya dengan sangat baik," kata Gomez.

Perjalanan Gomez di Arema FC sangat singkat. Pria berusia 63 tahun tersebut baru datang ke Singo Edan pada musim ini setelah musim lalu menjabat juru formasi Borneo FC.

Di bawah kendali Gomez, Arema FC memainkan tiga pertandingan sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu karena pandemi virus corona. Hasilnya, Hendro Siswanto dan kawan-kawan mengumpulkan tiga poin.

Pelatih Arema Mario GomezAlvino Hanafi / Goal

Angka tersebut didapatkan berkat kemenangan Arema FC atas TIRA Persikabo dengan skor 2-0. Sementara dua pertandingan lainnya, klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan itu kalah dari Persib Bandung dan PSIS Semarang. 

Alhasil, untuk sementara Arema FC harus puas menduduki peringkat 12 klasemen. Kesebelasan yang identik dengan warna biru tersebut tertinggal enam angka dari Persib yang bertengger di pucuk.

Sementara itu, salam perpisahan juga disampaikan Marcos Gonzales selaku pelatih fisik Arema FC. Alasan ia meninggalkan jabatan tersebut sama seperti Gomez, yang tidak sepakat dengan nominal gaji diberikan.

"Selamat ulang tahun Arema FC. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Arema Malang," tulis pernyataan Marcos dalam akun Instagram miliknya.

"Khususnya kepada para pemain, staf pelatih, tim dokter dan terapis, manajemen, tim kitman, masyarakat Malang, dan tak lupa kepada Aremania yang telah mendukung saya ketika berada di tim."

Iklan
0