Tidak ada perubahan dalam tugas Shin Tae-yong bersama timnas Indonesia. Pria berusia 52 tahun tersebut tetap dipercaya memegang tiga tim sekaligus yakni U-19, U-23, dan senior.
Kepastian tersebut didapatkan usai ketua umum PSSI Mochamad Iriawan berdialog dengan anggota komite eksekutif (Exco) PSSI, dan Tae-yong. Mereka sepakat sosok asal Korea Selatan itu mengemban tugasnya seperti awal.
PSSI sempat berencana mencopot Tae-yong dari posisi pelatih timnas Indonesia senior dan U-23. Federasi sepakbola Tanah Air tersebut mau ia berkonsentrasi penuh menukangi U-19 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan.
‘’Ternyata Shin Tae-yong tetap menyanggupi untuk memegang tiga tim. Alasanya untuk kesinambungan di semua level kelompok umur," kata Iriawan dikutip laman resmi PSSI.
"Kami lalu diskusikan dengan Exco PSSI soal alasan yang bersangkutan. Akhirnya saya memutuskan Shin Tae-yong tetap menangani tim U-19, U-23, dan senior,” Iriawan menambahkan.
Memegang tiga level timnas Indonesia bukan pekerjaan yang mudah. Namun, Tae-yong menegaskan kesiapannya meski menyadari waktu istirahatnya menjadi berkurang.
"Sampai saat ini tidak ada masalah. Dengan begitu saya bisa lebih mendalami sepakbola Indonesia. Saya memang merasa lelah, tapi bagus ya, mulai dari U-19, U-23, dan senior. Sistem seperti ini harus dikembangkan lebih. Walaupun capai harus dibenahi," ujar Tae-yong.
Beberapa hari lalu, Tae-yong berhasil mengantarkan timnas Indonesia senior ke putaran final Piala Asia 2023. Skuad Garuda lolos dengan status satu di antara runner-up terbaik pada babak kualifikasi.
Pencapain tersebut terasa spesial. Mengingat terakhir kali timnas Indonesia ambil bagian dalam Piala Asia terjadi pada 2007 yang mana saat itu berstatus tuan rumah.
