Pemain sayap milik Bhayangkara Solo FC, menjalani pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23 dengan semringah. Dirinya tergabung dengan 35 pemain lainnya, menjalani TC di Jakarta Pusat.
Shin Tae-yong turun langsung menjadi pelatih timnas U-23, menempa para pemain Garuda Muda proyeksi SEA Games 2021 mendatang, yang akan dilaksanakan di Vietnam. Saddil menilai, peluang Indonesia bagus.
Keberadaan Tae-yong sebagai pelatih membuat Saddil yakin timnas U-23 bakal tampil dengan penuh kualitas. Latihan keras dan disiplin ala Tae-yong dapat diterima mantan pemain Persela Lamongan itu dengan baik.
“Kami bersama coach latihan perdana ini sangat menyenangkan dan tidak terlalu berat. Coach Shin sangat memfokuskan setiap pemain dari fisik, disiplin dan mental,” ujar Saddil, dilansir dari laman resmi Bhayangkara.
“Harapan saya, semoga di SEA Games tahun depan dengan adanya coach Shin Tae-yong dan coach Nova [Arianto] mau pun jajarannya, kami bisa sukses dan selalu diberkahi dengan permainan yang sangat luar biasa."
"Karena saya yakin coach Shin dan coach Nova maupun jajaran pelatih ofisial sangat menjaga pemain dengan baik dan lebih profesional,” tutup pemain yang pernah berkarier di Malaysia bersama Pahang FA tersebut.
Alvino HanafiTC timnas U-23 ini akan dilaksanakan hingga pengjung tahun 2020, dan tidak sepenuhnya dilatih Tae-yong yang bakal berangkat ke Spanyol. Pelatih asal Korea Selatan itu harus mendampingi timnas Indonesia U-19 untuk TC di Negeri Matador.
Dari 36 pemain yang dipanggil pada TC ini, Tae-yong tak hanya menyertakan pemain U-23, melainkan beberapa pemain senior. Dirinya berharap keberadaan pemain senior ini juga mampu membantu kegiatan di lapangan, dan membentuk mental mereka.
SEA Games 2021 yang digelar di Vietnam rencananya dimulai pada November hingga Desember. SEA Games menjadi agenda penting tahun depan seiring batalnya Piala Dunia U-20 2021, karena pandemi virus corona.
Pada SEA Games edisi sebelumnya di Filipina, Indonesia berhasil menembus final namun dibungkam oleh Vietnam. Kala itu Garuda Muda ditukangi oleh Indra Sjafri, yang saat ini sudah menjabat direktur teknik PSSI.


