Manajer Bhayangkara FC I Nyoman Yogi Hermawan, memastikan Saddil Ramdani membela Sabah FC. Ia menyebut dalam beberapa hari ke depan, pemain berusia 22 tahun itu bakal datang ke klub barunya tersebut.
Pernyataan Yogi, mengakhiri rumor Sabah FC gagal memboyong Saddil. Sebelumnya ada kabar yang menyebut eks timnas Indonesia U-19 tersebut mau bertahan di Bhayangkara FC.
Saddil, datang ke Sabah FC dengan status pinjaman terlebih dahulu karena masih terikat kontrak hingga akhir bulan ini. Setelah itu, klub yang sekarang dilatih Kurniawan Dwi Yulianto baru bisa mempermanenkannya.
"Jadi [transfer Saddil ke Sabah FC]. Sesegera mungkin. Kemungkinan minggu depan [Saddil ke Malaysia]. Transfer Saddil, kepemilikan penuh," ucap Yogi, saat dihubungi awak media.
Selain itu, Yogi menyampaikan alasan Bhayangkara FC mau melepas Saddil. Keputusan tersebut diambil untuk kebaikan karier eks Persela Lamongan tersebut.
"Bermain di kompetisi Malaysia, tentunya menjadi tantangan buat Saddil. Semoga, pengalaman tersebut mampu meningkatkan performa Saddil ke depan dan mampu berprestasi," katanya.

Sebelum Saddil, Sabah FC ingin mendaratkan Febri Hariyadi. Akan tetapi, klub berjulukan Rhinos tersebut gagal melabuhkannya karena terganjal syarat yang diajukan Persib Bandung.
Adapun syarat yang diminta Persib, Febri mesti kembali satu bulan sebelum kompetisi di Indonesia mulai. Permintaan tersebut tak bisa dituruti karena khawatir permainan Sabah FC jadi kacau.
Bermain di Malaysia, bukan pengalaman baru untuk Saddil. Ssook kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara tersebut sempat merasakannya ketika membela Pahang FA pada 2019.
Ketika itu, Saddil bermain sebanyak 22 pertandingan. Dari laga yang dimainkan, ia mampu mencetak dua gol dan tiga assist, sebelum akhirnya gabung Bhayangkara FC pada awal tahun 2020.
Sejak beberapa bulan lalu, skuad Bhayangkara FC sudah menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain termasuk Saddil, dipeintahkan berlatih mandiri di kediaman masing-masing.
Belum diketahui, sampai kapan Bhayangkara FC melaksanakan latihan mandiri. Pasukan The Guardian, menunggu kepastian bergulirnya Liga 1 2021, yang bakal dibahas PSSI pada Kongres Tahunan pada 29 Mei mendatang.


