Indonesia - Kamboja Piala AFF (9/12/2021)Getty

Ryu Hirose Terkesan Dengan Performa Pemain Kamboja

Kamboja menelan kekalahan 4-2 dari timnas Indonesia pada laga kedua mereka di Grup B Piala AFF 2020. Kendati demikian, pelatih Ryu Hirose merasa terkesan dengan performa yang diperlihatkan anak asuhnya pada laga di Stadion Bishan, Kamis (9/12) malam WIB.

Sambath Tes tertinggal tiga gol lebih dulu sebelum akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1 di babak pertama. Indonesia kembali memperlebar keunggulan, namun Kamboja mampu memperkecil kekalahan menjadi 4-2.

Bukan itu saja. Kamboja juga kembali memperlihatkan kemampuan mereka dalam penguasaan bola. Setelah mengungguli Malaysia, Kamboja juga tampil lebih baik dibandingkan Indonesia.

Berdasarkan statistik, penguasaan bola Kamboja mencapai 54,8 persen, dan memaksa kiper Syahrul Trisna Fadillah melakukan empat penyelamatan. Tendangan tepat sasaran Kamboja juga lebih baik, enam berbanding lima.

Catatan positif tersebut menunjukkan peningkatan performa Kamboja dibandingkan laga pertama saat dikalahkan Malaysia 3-1. Hal itu membuat Hirose merasa terkesan dengan performa anak asuhnya.

Hirose mengungkapkan, para pemain muda mendapat kesempatan untuk tampil di babak pertama. Namun pergantian di babak kedua dengan memasukkan pemain berpengalaman di tim nasional, seperti Prak Mony Udom, Chreng Polroth, dan Sous Suhana mengubah permainan Kamboja.

“Hari ini (tadi malam) kami memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk tampil. Saya pikir mereka mengawalinya dengan gugup. Tapi setelah pemain berpengalaman dimasukkan, kami mulai stabil, dan bermain bagus,” ungkap Hirose.

“Ini adalah tim yang kami siapkan untuk masa depan, sehingga kami ingin mereka terus berkembang, baik mental maupun fisik. Saya kira mereka telah memperlihatkannya di laga ini.”

Sebelum pertandingan, Hirose dan manajer tim Keisuke Honda sudah menganalisa permainan Indonesia, termasuk keunggulan skuad Garuda dalam melakukan set-piece. Seperti diketahui, dua dari empat gol Indonesia berasal dari sepak pojok.

“Secara teknik, jajaran pelatih dan Honda sudah mengetahui Indonesia mempunyai kualitas bagus dalam melakukan set-pieces. Ketika melawan Malaysia, kami bisa mengatasi itu,” ungkap asisten pelatih Phea Sopheaktra sebelum laga.

“Tapi kami harus lebih fokus ketika menghadapi Indonesia, karena mereka mempunyai persiapan lebih baik di skema itu, terutama saat melakukan lemparan ke dalam.”

Iklan
0