Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Kisruh Suporter Persebaya SurabayaAditya Wahyu Pratama

Gubernur Jatim Minta Aparat Usut Tuntas Kerusuhan Di Stadion Gelora Bung Tomo

Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, angkat bicara mengenai insiden kerusuhan yang dilakukan suporter sesaat setelah laga Persebaya Surabaya kontra PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (29/10). Pada laga lanjutan Liga 1 2019 itu, Persebaya takluk dengan skor 3-2.

Kekalahan tersebut memantik kekecewaan Bonek, sebutan suporter Persebaya, yang langsung menyerbu lapangan. Bahkan, ada yang merusak papan iklan serta membakarnya di atas lapangan permainan. Belum lagi, ada yang melakukan penimpukan ke arah aparat keamanan.

"Jangan tanya perasaan saya melihat ini? Saya sangat sedih dan prihatin. Stadion ini dibangun pakai uang rakyat. Seharusnya dijaga, bukan dirusak. Kalah menang dalam pertandingan itu hal biasa. Karena yang terpenting dalam sebuah pertandingan olahraga itu adalah sportivitas," tulis Khofifah, dalam akun instagram pribadinya sambil mengunggah video singkat dari kerusuhan suporter itu. 

"Saya meminta kepada aparat mengusut tuntas dalang aksi perusakan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya ini. Malu rek, Indonesia mau jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021," tambah wanita berusia 54 tahun tersebut.

Hasil ini membuat Persebaya memang belum bisa meraih kemenangan lagi dalam enam pertandingan terakhir. Imbasnya, pelatih Wolfgang Pikal memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Pikal menjadi pelatih kedua yang harus lengser dari Persebaya pada musim ini, setelah sebelumnya Djadjang Nurdjaman.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google