Rahmat Djailani - PersirajaPersiraja.id

RUPS Bukan Solusi Utama Menyelesaikan Konflik Di PT LIB

Desakan agar PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), untuk menyelesaikan konflik mencuat. Namun, sekretaris umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani merasa hal tersebut bukan solusi utama.

Penunjukkan Pradana Aditya Wicaksana sebagai general manager oleh direktur utama PT LIB, jadi muara persoalan tersebut. Sejumlah jajaran petinggi operator kompetisi itu tidak puas.

Alasannya, Cucu memilih Aditya yang merupakan anak kandungnya secara sepihak. Para petinggi di jajaran PT LIB tidak dilibatkan dalam pemilihan sosok untuk menduduki posisi strategis tersebut.

Belakangan Cucu mengonfirmasi bila jabatan Aditya masih belum resmi. Hanya saja perkataan tersebut bertolak belakang karena anaknya sudah aktif dalam beberapa kegiatan dan mendapat fasilitas dari PT LIB.

"Saya tidak melihat ini kisruh yang besar dan kami juga tidak ingin mencampuri internal LIB. Kami dengar ada kisruh ketika pak Cucu mengangkat anaknya menjadi general manajer, tapi kami tidak mau berlebihan," kata Rahmat kepada awak media.

"Kalau memang mau diselesaikan lewat RUPS, ya, silakan saja, tapi dalam situasi ini kami menunggu dan melihat saja. Saya yakin bapak-bapak di sana bisa menyelesaikan dengan baik. RUPS saya pikir jalan terakhir."

"Situasi ini juga lagi pandemi virus corona, ya, walaupun rapatnya mungkin bisa virtual. Tapi, saya pikir itu langkah terakhir dan jika bisa ditempuh dengan cara lain bakal lebih bagus. Kita butuh persatuan dan kekompakan untuk saat ini," Rahmat menambahkan.

Sebelumnya, ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat Tommy Apriantono, mendesak PT LIB untuk menggelar RUPS. Menurutnya, langkah tersebut untuk mengakhiri konflik yang terjadi.

"Alangkah baiknya jika ketua umum PSSI dan Exco serta pemilik saham di PT LIB melaksanakan RUPS untuk membahas kembali keberadaan direksi dan komisaris dengan tujuan agar permasalahan PT LIB kembali berjalan dengan baik dan juga agar tidak ada bola liar di PSSI," ucap Tommy.

Iklan
0