Real Madrid telah menggunakan rumput baru untuk stadion kebanggaan mereka Santiago Bernabeu di musim ini. Tetapi, dalam tiga pertandingan kandang Los Blancos, kondisi lapangan terlihat buruk dan kering.
Di laga kandang pertama saat Madrid menghadapi Real Betis, kondisi lapangan Santiago Bernabeu tidak begitu parah, tetapi ketika mereka menghadapi Mallorca dan RB Leipzig, itu sudah menjadi sangat buruk.
Bahkan, Thibaut Courtois mengakui bahwa rekan-rekannya, dan juga dirinya, kesulitan untuk memainkan bola.
"Keadaan lapangan tidak membantu kami memainkan gaya kami," ucap sang kiper kepada Movistar usai laga melawan Mallorca.
Sementara itu, pemain Rayo Vallecano Mario Suarez turut mengkritik kondisi lapangan Santiago Bernabeu. Meski pun dia belum merasakan langsung rumput stadion tersebut, ia menyaksikan pertandingan antara Los Blancos melawan Leipzig di Liga Champions dan mempertanyakan kualitas rumput Bernabeu.
"Kalau begitu, kita tidak mengeluh tentang lapangan Bernabeu, kan?" tulis Suarez di media sosialnya.
Tanggapan Real Madrid
Los Blancos dengan cepat memberikan klarifikasi terhadap kondisi rumput di stadion mereka. Direktur hubungan institusional klub Emilio Butragueno mengklaim bahwa kondisi cuacalah yang menyebabkan memburuknya lapangan Santiago Bernabeu.
"Rumput itu berasal dari Extremadura dan di sana suhunya sangat dingin dan sulit untuk menyesuaikan suhu di sini dengan di sana, tetapi dalam beberapa pekan mendatang itu akan membaik," ucak Butragueno kepada Movistar.
Berdasarkan laporan dari Marca, rumput di Bernabeu rusak karena panas yang ekstrem di perkebunan Extremadura dalam beberapa hari terakhir di bulan Agustus.
Namun, klub tetap tenang dengan situasi tersebut dan tidak ada rencana untuk menggantinya dengan rumput yang baru, dengan harapan itu semua akan membaik dalam beberapa pekan ke depan.
