Bek Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen, memastikan bahwa kondisi keluarganya baik-baik saja pasca-insiden perampokan yang terjadi di rumah sang pemain.
Sebelumnya, istri dan dua anak Vertonghen ditawan empat perampok yang menyatroni rumah mereka dengan bersenjatakan parang dan mengenakan balaclava alias penutup wajah.
Insiden itu terjadi pada Selasa (10/3) sekitar pukul tujuh malam waktu setempat.
Di saat yang sama, Vertonghen bersama Spurs tengah bertandang untuk melakoni duel leg kedua babak 16 besar Liga Champions, di mana timnya kalah 3-0 dari RB Leipzig.
“Kami baik-baik saja. Tetapi, kejadian ini sempat membuat kami syok berat,” kata Vertonghen kepada The Sun, Senin (16/3).
"Keluarga saya syok, tetapi sudah tidak apa-apa,” tutur pemain berusia 32 tahun itu.
Menurut kepolisian setempat, kawanan perampok tersebut meninggalkan rumah Vertonghen setelah menjarah sejumlah barang elektronik, sebelum mereka pindah ke rumah lain di lingkungan yang sama.
"Tidak ada yang terluka. Para tersangka telah meninggalkan tempat kejadian sebelum petugas datang,” ucap perwakilan petugas.
“Belum ada penangkapan. Tetapi, investigasi masih terus berlanjut,” tambahnya.
Pada saat yang sama, kabar buruk juga datang dari Spurs yang menelan kekalahan kelima dari enam laga terkini seusai disingkirkan Leipzig.


