PT Liga Indonesia Baru (LIB), memastikan subsidi untuk klub Liga 1 2020 tidak Rp15 miliar. Penyebabnya karena operator kompetisi tersebut mengalami kerugian di musim lalu.
Pada saat kampanye ketua umum PSSI Mochamad Iriawan sempat berjanji klub bakal mendapat subsidi Rp15 miliar. Akan tetapi, pada kenyataannya hal itu tidak terjadi.
"Yang jelas evaluasi musim lalu kami minus. Jadi, apa yang kami dapatkan dengan kebutuhan operasional minus Rp30 miliar," kata direktur utama PT LIB Cucu Somantri.
"Bagaimana meningkatkan subsidi kalau minus. Ini jangan sampai ada kekurangan, tapi kami hitung bisa meningkatkan dan tak akan turun," Cucu menambahkan.
Pernyataan senada juga diucapkan satu di antara komisaris PT LIB Hasani Abdulgani. Menurutnya, pihaknya bakal berusaha untuk mewujudkan janji Iriawan saat kampanye lalu.
"Ini tantangan kami sebagai pengurus. Kami janji di masa pak Iwan Bule (sapaan akrab Mochamad Iriawan), janji Rp15 miliar akan kami usahakan. Tapi tidak mungkin sekarang, karena durasi kami pendek," ucap Hasani.
"Kalau [musim] ini jalan baik, maka nilai liga naik. Setelah naik, janji pak Iwan bisa kami laksanakan. Tentu, pengalaman akan kami tingkatkan," Hasani melanjutkan.
