Rudi Voller berkomentar tentang performa AS Roma pada musim ini dan dia memberikan beberapa nasihat untuk Tammy Abraham yang sedang berjuang.
Giallorossi mengawali musim 2022/23 dengan tidak konsisten, dengan meraih kemenangan atas Inter Milan, tapi menderita kekalahan yang mengecewakan dari Ludogorets, Real Betis, dan Udinese.
Meski begitu, Voller, yang menghabiskan lima tahun kariernya bersama AS Roma, dari 1987 hingga 1992, di mana ia mencetak 68 gol dalam 198 pertandingan, tetap memberi dukungan untuk mantan klubnya itu.
"Saya tidak berhenti mendukung mereka. Kemenangan lawan Inter sangat menarik bagi para fans dan menempatkan tim kembali di posisi yang bagus di klasemen. Mereka memiliki peluang yang sangat bagus untuk setidaknya mencapai tempat Liga Champions," ujar Voller dikutip Corriere dello Sport.
"Keindahan sepakbola Italia adalah saat ini tidak ada Bayern Munich yang lebih unggul dari yang lain, di sini ada lima hingga enam tim yang bisa memperebutkan Scudetto."
"Roma sekarang harus mengincar tempat keempat, kemudian setelah mereka stabil dan menemukan keseimbangan, mereka akan dapat memikirkan tujuan-tujuan yang lebih penting lagi."
Sementara itu, Abraham belum berhasil membuktikan diri seproduktif musim ini seperti yang dia lakukan selama kampanye debutnya dan hanya mencetak dua gol dalam sepuluh pertandingan di semua kompetisi.
Voller, pemenang Piala Dunia 1990, memberi beberapa nasihat kepada Abraham.
"Ia harus yakin pada dirinya sendiri. Jangan pernah berhenti yakin pada kemampuannya karena momen-momen ini terjadi pada semua striker, bahkan yang terkuat sekalipun. Kemudian datang pertandingan ketika Anda mencetak hat-trick dan semuanya berubah, terutama di kepala Anda," ujar Voller lagi.
"Yang penting adalah selalu tetap fokus pada tugas dan kewajiban. Meski tidak mencetak gol, Abraham harus terus bekerja untuk tim, memberikan segalanya di lapangan."
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

