Ruben Sanadi - BhayangkaraAbi Yazid / Goal

Ruben Sanadi Iba Dengan Pemain Yang Gajinya Rendah

Bek Bhayangkara FC Ruben Sanadi, mengaku tidak masalah menerima gaji 25 persen selama kompetisi dihentikan. Namun, ia merasa kasihan dengan rekan seprofesinya yang upahnya tak terlalu besar.

PSSI memutuskan kompetisi dihentikan dengan status force majeure dari Maret hingga Juni 2020, karena virus corona. Selama periode tersebut klub hanya diwajibkan membayar gaji pemain dan ofisial 25 persen dari kontrak yang tertera.

"Kasihan mereka [pemain lain] kalau hanya mendapatkan 25 persen dari total gaji sebulan. Mereka ada keluarga yang harus dihidupi. Mungkin kalau 50 persen gaji itu baru lebih baik,"

"Tapi, susah juga jika kondisinya seperti ini karena klub juga tak ada pemasukan. Situasinya serba sulit. Kami tidak mengharapkan hal ini terjadi," Ruben menambahkan.

Eks pilar Persebaya Surabaya ini menyatakan belum tahu gajinya dipotong berapa besar. Ia pasrah karena manajemen Bhayangkara FC pasti mengambil keputusan yang terbaik.

"Saya menunggu saja bagaimana kebijakan dari manajemen. Kondisi seperti ini tentunya membuat sedih karena sepakbola itu penghidupan. Tapi mau bagaimana lagi, ini musibah," ucapnya.

Iklan
0