Roy Keane and Alex FergusonAPI

Roy Keane: Saya Takkan Pernah Maafkan Sir Alex Ferguson

Roy Keane mengenang kembali konfliknya dengan Sir Alex Ferguson dan mengaku tidak akan pernah memaafkan manajer legendaris Manchester United itu.

Keane jadi salah satu pemain paling berpengaruh United di era Ferguson dengan mengemban peran sebagai kapten tim selama bertahun-tahun. Namun, hubungan keduanya memburuk pada 2005 dan membuat Keane angkat kaki dari Old Trafford.

Sejak saat itu, baik Ferguson maupun Keane saling melempar kritik terbuka. Ferguson, misalnya, pernah menyindir Keane dalam otobiografinya pada 2013 lalu. Keane pun tidak ketinggalan menyerang Ferguson, seperti yang baru saja ia utarakan dalam wawancaranya dengan Off The Ball, Rabu (4/9).

"Saya takkan pernah memaafkan Ferguson. Pemelintiran fakta di media dan bagaimana saya dituduh berperilaku mengecewakan, itu semua adalah omong kosong. Saya tidak peduli apakah tuduhan itu berasal dari Ferguson atau Paus, karena saya harus membela diri," kata Keane.

"Orang-orang memuji cara Ferguson melakukan manajemen perorangan, memuji bagaimana Ferguson selalu mengutamakan Manchester United, tapi itu semua omong kosong," imbuhnya. 

Beberapa waktu lalu, Keane juga menyuarakan komentar negatif kepada eks bosnya itu kepada Sunday Times.

"Orang-orang bilang dia membela saya di masa-masa sulit. Namun tidak ketika saya berusia 34 tahun saat saya berada di pengujung karier. Tiba-tiba dia bilang, 'Silakan pergi, Roy'. Saya tidak yakin Ferguson selalu mengutamakan Manchester Untied,  karena dia lebih mengutamakan dirinya sendiri," katanya.

Sehabis pensiun sebagai pemain, Keane pernah melatih Sunderland dan Ipswich Town, hingga menjadi asisten manajer Republic of Ireland dan Aston Villa. Terbaru, ia meninggalkan posisinya sebagai asisten manajer Nottingham Forest pada Juni lalu.

Iklan
0