Pelatih tim nasional Portugal, Roberto Martínez, memilih untuk menurunkan seluruh lini serangnya, dengan mengandalkan perpaduan antara pemain berpengalaman dan pemain muda dalam laga yang dinantikan melawan tim nasional Republik Demokratik Kongo.
Formasi penyerang yang sangat kuat dipimpin oleh legenda Cristiano Ronaldo, sebagai pesan yang jelas bahwa “Brasil-nya Eropa” hanya mengincar kemenangan dan tidak ada yang lain.
Staf pelatih tim nasional Portugal telah mengumumkan susunan pemain inti yang akan bertanding melawan Republik Demokratik Kongo, sebagai berikut:
Penjaga gawang: Diogo Costa.
Pertahanan: Nuno Mendes - Renato Vega - Tomás Araújo - João Cancelo.




Lini tengah: Bruno Fernandes - Vitinha - João Neves - Bernardo Silva.
Penyerang: Pedro Neto - Cristiano Ronaldo.
Susunan pemain ini menunjukkan bahwa Martinez mengandalkan formasi taktis 4-4-3, dengan memberikan peran menyerang yang jelas kepada bek sayap Nuno Mendes dan Cancelo untuk meningkatkan intensitas di sepertiga akhir lapangan.
Lini tengah dipimpin oleh trio kreatif Bruno Fernandes dan Vitinha bersama talenta muda João Neves, dalam kombinasi yang memadukan kemampuan menciptakan peluang dan mengendalikan ritme pertandingan.
Di lini depan, Cristiano Ronaldo memimpin barisan penyerang, didukung oleh Bernardo Silva di sayap kanan dan Pedro Neto di sayap kiri, dalam trio yang diandalkan untuk menciptakan efektivitas serangan dan menembus pertahanan Republik Demokratik Kongo.
Di sisi lain, susunan pemain Republik Demokratik Kongo adalah sebagai berikut:
Penjaga gawang: Lionel Mpsi Nzao.
Pertahanan: Aaron Wan-Bissaka - Steve Kabwadi - Axel Tuanzepe - Chancel Mbemba - Arthur Masuko Kaweela.
Lini tengah: Ngalayel Mokawo - Samuel Motusami - Edo Kayembe.
Penyerang: Cedric Bakambu - Yuan Wisa.

