Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Cristiano Ronaldo Mbappechatgpt

Diterjemahkan oleh

Ronaldo melakukannya bersama Mourinho, akankah Mbappe mengulang kisah yang sama?

Tampaknya bintang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, tengah menapaki jalan yang mirip dengan yang dialami bintang Portugal Cristiano Ronaldo pada awal kariernya bersama klub kerajaan itu, terutama dalam hal perolehan gelar dan catatan angka gol.

Real Madrid bersiap menjalani musim 2026-2027 dengan ambisi besar, setelah pelatih Portugal Jose Mourinho mengambil alih kepemimpinan tim, dengan menempatkan persaingan ketat untuk merebut seluruh gelar sebagai target utamanya. Pelatih kawakan itu sangat mengandalkan Mbappe, yang menjadi senjata ofensif paling menonjol dalam susunan pemain tim.

Meski Mbappe telah mencetak banyak gol sejak kepindahannya ke Real Madrid, dua musim pertamanya bersama tim itu tidak diwarnai dengan raihan gelar-gelar besar yang diidamkan klub dan para pendukungnya.

Sepanjang musim pertama dan keduanya, Mbappe meraih Piala Super Eropa dan Piala Interkontinental bersama Real Madrid, tetapi ia belum berhasil menjuarai La Liga maupun Liga Champions Eropa.

Sebaliknya, awal karier Ronaldo bersama tim kerajaan itu terbilang serupa dalam hal absennya gelar-gelar besar pada dua musim pertama, sebelum sebuah fase berbeda dimulai pada musim ketiganya, demikian menurut laporan situs Spanyol "Defensa Central".

Kemiripan antara kedua bintang itu semakin bertambah ketika angka-angka Mbappe dibandingkan dengan angka-angka Ronaldo pada usia yang sama, karena Mbappe kini telah mencapai 86 gol dengan mengenakan kostum Real Madrid, jumlah yang sama dengan yang telah diraih bintang Portugal itu pada awal musim ketiganya di ibu kota Spanyol.

Ronaldo mengakhiri musim 2009-2010, musim pertamanya bersama Real Madrid, tanpa meraih gelar La Liga maupun Liga Champions Eropa, kemudian hal serupa terulang pada musim 2010-2011, yang menyaksikan Mourinho mengemban tanggung jawab melatih tim.

Setelah itu, Ronaldo memulai fase meraih gelar bersama Real Madrid, ketika Mourinho membawanya menjuarai La Liga pada musim 2011-2012, dalam edisi bersejarah yang dikenal dengan sebutan "liga rekor".

Para pejabat Real Madrid dan para pendukungnya berharap skenario serupa terulang pada Mbappe, dan bintang Prancis itu mampu meraih gelar besar pertamanya bersama klub selama musim ketiganya, terutama dengan kembalinya Mourinho memimpin tim kerajaan itu.

Anda dapat membahas berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Angka-angka Mbappe menempatkannya sejajar dengan Ronaldo

Kemiripan antara Mbappe dan Ronaldo tidak sebatas pada gelar, tetapi juga meluas ke angka-angka individu, karena penyerang Prancis itu mampu menyuguhkan catatan gol yang luar biasa sepanjang dua musim pertamanya bersama Real Madrid.

Mbappe meraih penghargaan "Pichichi" sebagai top skor La Liga pada musim pertama dan keduanya bersama Real Madrid, setelah mencetak 25 gol pada edisi 2025-2026, menjadikannya salah satu pencetak gol paling menonjol dalam sejarah klub. Total golnya bersama tim juga mencapai 86 gol setelah dua musim, angka yang diraih Ronaldo pada rentang waktu yang hampir sama dalam perjalanan kariernya bersama Los Merengues.

Kemiripan ini menempatkan Mbappe di hadapan tantangan besar pada musim baru, karena ia dituntut untuk mengubah angka-angka individunya menjadi gelar kolektif, sesuatu yang gagal ia raih pada dua musim lalu di level gelar-gelar besar.

Mourinho percaya pada Mbappe

Dari pihaknya, Mourinho menunjukkan kepercayaan besar terhadap kemampuan Mbappe, dengan menegaskan bahwa ia menantikan penyerang itu menyuguhkan versi terbaiknya bersama Real Madrid pada musim baru.

Pelatih Portugal itu mengatakan bahwa Mbappe adalah pemain dengan "level luar biasa", seraya menekankan bahwa ia tidak ingin terlalu berfokus pada apa yang terjadi pada musim lalu, melainkan melihat apa yang mampu disuguhkan bintang Prancis itu pada tahap mendatang.

Mourinho menilai Mbappe tiba pada awal masa persiapan sebelum jadwal yang ditentukan, sesuatu yang ia anggap sebagai indikator positif atas keinginan pemain itu untuk bersiap menghadapi musim baru dan bekerja di bawah kepemimpinan staf teknis yang baru.

Mbappe menjalani musim ketiganya bersama Real Madrid di tengah tekanan besar, tetapi ia memasuki musim ini dengan dukungan catatan gol yang istimewa dan kepercayaan pelatih barunya, sambil menanti apakah ia akan mampu mengulang skenario Ronaldo dan mengubah musim ketiganya menjadi awal dari era baru kesuksesan dan gelar bersama klub kerajaan itu.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google