Juventus terpaksa mengubah rencana untuk masa depan mereka setelah Cristiano Ronaldo mendadak ingin meninggalkan Allianz Stadium, ungkap direktur olahraga mereka, Federico Cherubini.
Ronaldo resmi berpisah dengan Bianconeri setelah tiga musim bermain untuk klub asal Turin tersebut, memutuskan pulang ke Manchester United dengan kesepakatan transfer mencapai £12,85 juta.
Spekulasi mengenai masa depan penyerang berusia 36 tahun itu di Juve memang tak henti-hentinya merebak selama beberapa bulan terakhir, namun caranya pergi dengan cara yang mendadak jelang tenggat transfer musim panas ini membuat raksasa Serie A itu harus menyusun ulang rencana jangka panjang mereka.
Juventus langsung merekrut kembali bekas pemain mereka, Moise Kean dari Everton dengan status pinjaman tak lama setelah kepergian Ronaldo.
GettyBanyak yang beranggapan bahwa itu adalah langkah panik Juve karena bursa transfer akan ditutup dan mendatangkan Kean adalah solusi untuk menutup lubang yang ditinggalkan CR7. Tapi Cherubini mengatakan Kean dipulangkan untuk alasan yang berbeda.
"Ketika Cristiano memberi tahu kami bahwa ia ingin pergi, kami langsung berpikir untuk mengantisipasi masa depan," ungkap Cherubini kepada Tuttosport.
"Kean bukan pengganti sang striker Portugal, tapi salah satu pion dalam rencana untuk terus meraih kemenangan dengan proyek yang berbeda."
Ronaldo, yang memenangkan Sepatu Emas di ajang Euro 2020 tahun ini, meninggalkan Juventus setelah mencetak 101 gol dalam 134 pertandingan berkostum hitam dan putih.
Ia juga sukses memenangkan dua Scudetto Serie A, satu Coppa Italia dan dua Piala Super Italia selama berkiprah di Turin.




