Superstar Juventus Cristiano Ronaldo Terapkan Filosofi Kaizen, Apa Itu?

Komentar()
Cristiano Ronaldo Juventus 2019-20 Champions League
Getty Images
Sang megabintang Juventus menerapkan sistem kepercayaan Jepang yang mengajarkan kesabaran dan produktivitas.

Beberapa pekan terakhir terasa sulit bagi Cristiano Ronaldo karena sang bintang Portugal dipaksa menjalani karantina usai dinyatakan positif COVID-19.

Meski tidak menunjukkan gejala dan sekarang terbukti negatif, hasil positif yang didapat membuat Ronaldo melewatkan kesempatan untuk bertemu Lionel Messi di Liga Champions musim ini, dengan megabintang Argentina itu leluasa mencetak gol untuk membawa Barcelona menang 2-0 atas Juventus.

Sebelum menjalani periode isolasi, Ronaldo dalam kondisi yang sempurna untuk klub mau pun negaranya, mencetak tiga gol dalam dua penampilan musim baru Serie A.

Kendati mengalami situasi yang sangat berat, pemain berusia 35 tahun itu tetap mampu menjaga mentalnya dan baru-baru ini mengisyaratkan bahwa filosofi Kaizen telah berperan dalam membuatnya tetap bersikap positif di media sosial.

Goal 50 Dirilis: 50 pemain terbaik di dunia

Apa itu filosofi Kaizen?

Kaizen adalah kata dari Sino-Jepang yang berarti "perbaikan" dan secara luas direferensikan sebagai pendekatan bisnis perbaikan berkelanjutan yang melibatkan semua aspek sebuah perusahaan.

Meski pun awalnya digunakan untuk meningkatkan proses manufaktur di Jepang setelah perang dunia kedua, Kaizen lantas diadopsi sebagai pendekatan filosofi yang lebih luas untuk kehidupan masyarakat umum.

Masaaki Imai, pendiri Kaizen Institute, menyatakan: "Kaizen berarti perbaikan. Selain itu, berarti peningkatan berkelanjutan dalam kehidupan pribadi, kehidupan rumah, kehidupan sosial, dan kehidupan kerja. Ketika diterapkan di tempat kerja Kaizen berarti perbaikan berkelanjutan yang melibatkan semua orang - manajer dan sesama pekerja."

Perusahaan Jepang, Toyota merupakan pelaku besar yang menerapkan pendekatan Kaizen terhadap bisnis mereka, sementara Ronaldo tampaknya mendapatkan manfaat dari filosofi tersebut pada tingkat personal.

Bagaimana filosofi Kaizen membantu Ronaldo?

Filosofi kaizen pada dasarnya adalah tentang mengalihkan fokus seseorang ke perbaikan jangka panjang daripada terjebak dalam kesuksesan atau kemunduran sesaat.

Dalam kasus Ronaldo, ia mungkin bersandar pada filosofi itu baru-baru ini untuk meningkatkan dirinya sendiri kendati telah melewatkan beberapa pertandingan besar, ia masih dapat memberikan pengaruh yang nyata pada sisa musim Juventus. Pasukan Andrea Pirlo terlihat kewalahan tanpa kehadirannya, hanya memenangkan satu dari empat pertandingan mereka di semua kompetisi.

Sepanjang kariernya, filosofi Kaizen juga berperan dalam memperkuat etos kerja Ronaldo yang gigih, karena itu memerlukan kerja keras yang konsisten agar bisa memastikan kesuksesan di masa depan. Eks bintang Manchester United dan Real Madrid itu memang terus menerus mendapat pujian atas komitmennya yang luar biasa dalam dunia sepakbola.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Ronaldo juga beberapa kali mengunggah pesan-pesan filosofis di media sosial dan setelah kalah dari Messi dalam perburuan Ballon d'Or 2019, ia menuliskan sebuah pesan di Instagram yang menggemakan prinsip-prinsip utama Kaizen.  

"Kesabaran dan ketekungan adalah dua karakteristik yang membedakan profesional dari amatir," tulisnya.

"Segala sesuatu yang besar hari ini dimulai dari yang kecil. Anda tidak bisa melakukan segalanya, namun lakukan apa saja agar bisa mewujudkan impian Anda. Dan perlu diingat bahwa habis gelap terbitlah terang."

Tutup